Konten dari Pengguna

Pengertian Supremasi Sipil dan Risikonya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian supremasi sipil, Pexels/Antonio Prado
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian supremasi sipil, Pexels/Antonio Prado

Supremasi sipil memiliki resiko tersendiri jika dilaksanakan oleh pemerintah. Untuk itu, ketahui pengertian supremasi sipil dan resikonya di sini.

Dikutip dari buku Mengutamakan rakyat: wawancara Mayor Jenderal TNI Saurip Kadi, Saurip Kadi dan ‎Siok Lan Liem, (2008:28), dalam demokrasi, persoalan supremasi sipil dan supremasi militer menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Agar pembangunan peradaban semakin baik, kedua supremasi tersebut dikatakan tidak bisa terus dicampuradukkan, harus ada kejelasan sistemnya.

Pengertian Supremasi Sipil

Ilustrasi pengertian supremasi sipil, Pexels/Werner Pfennig

Supremasi sipil adalah konsep yang merujuk pada kekuasaan dan otoritas sipil atas kekuatan militer dan lembaga-lembaga lainnya dalam suatu negara.

Pada sistem pemerintahan yang demokratis, supremasi sipil berarti kekuasaan dan otoritas negara dipegang oleh pemerintah sipil yang dipilih melalui proses demokratis, bukan oleh militer atau lembaga-lembaga lainnya.

Pemberlakuan konsep supremasi sipil membuat pemerintah sipil memiliki otoritas atas kekuatan militer dan dapat mengatur serta mengendalikan kegiatan-kegiatan militer.

Bukan dari kudeta atau penunjukan, pemerintah sipil dipilih melalui proses demokratis, seperti pemilihan umum.

Berdasarkan hal itu, pemerintah sipil memiliki kekuasaan legislatif dan yudikatif yang independen serta dapat mengatur serta mengendalikan kegiatan-kegiatan pemerintahan.

Dengan sistem yang seperti itu, ada banyak tujuan dari penerapan supremasi sipil, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mencegah kudeta dan penyalahgunaan kekuasaan oleh militer atau lembaga-lembaga lainnya

  • Memastikan kestabilan dan keamanan negara dengan mengatur serta mengendalikan kegiatan-kegiatan pemerintahan

  • Melindungi hak asasi manusia dengan memastikan bahwa kegiatan-kegiatan pemerintahan tidak melanggar hak-hak tersebut

Risiko Supremasi Sipil

Ilustrasi risiko supremasi sipil, Pexels/Werner Pfennig

Pada dasarnya, setiap sistem tetap ada kelebihan dan kekurangannya. Seperti halnya supremasi sipil, berikut beberapa risiko dari penerapan sistemnya:

  • Penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah sipil

  • Jika pemerintah sipil tidak transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan negara, maka akan terjadi korupsi

  • Pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi ketika pemerintah sipil tidak memperhatikan hak-hak rakyat dalam pengambilan keputusan

  • Konflik dengan militer yang terjadi jika pemerintah sipil tidak bisa mengelola hubungan dengan militer secara efektif

  • Kekuasaan digunakan untuk kepentingan pribadi

Itulah ulasan mengenai pengertian supremasi sipil dan risikonya yang ternyata menarik untuk diulik.

Baca juga: Pendiri Kerajaan Singasari dan Sejarah Singkatnya