Pengertian Urbanisasi dan Dampak Negatifnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian urbanisasi adalah suatu proses meningkatnya proporsi jumlah penduduk yang menetap di daerah perkotaan.
Salah satu bentuk perubahan sosial yang ada di masyarakat ini juga memiliki makna berupa perpindahan penduduk dari desa (kota kecil, daerah) ke kota besar (pusat pemerintahan) disertai dengan perubahan suasana atau cara hidup desa ke kota.
Mari simak pembahasan mengenai pengertian urbanisasi beserta dampak negatifnya dalam ulasan di bawah ini.
Pengertian Urbanisasi
Dikutip dari buku Urbanisasi dan Permasalahannya karya Dwi CP (2020), pengertian urbanisasi berasal dari kata urban yang berarti kota dengan imbuhan nisasi yang memberi makna menjadi kota.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses urbanisasi di dalam sebuah masyarakat, antara lain:
1. Faktor Pendorong
Ada beberapa faktor yang membuat penduduk desa merasa tidak nyaman atau tidak puas dengan kondisi desanya, seperti kemiskinan, pengangguran, bencana alam, konflik sosial, kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan, dll.
2. Faktor Penarik
Faktor penarik adalah faktor yang membuat penduduk desa tertarik untuk pindah ke kota, seperti adanya peluang kerja, pendapatan yang lebih tinggi, fasilitas umum yang lebih lengkap, hiburan dan rekreasi yang lebih beragam, dll.
Dampak Negatif Urbanisasi
Urbanisasi tidak hanya membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial di kota, tetapi juga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat, baik di kota maupun di desa. Berikut adalah dampak negatif urbanisasi.
1. Dampak Negatif Bagi Kota
Meningkatnya jumlah pengangguran, karena jumlah pencari kerja melebihi jumlah lapangan kerja yang tersedia.
Munculnya tunawisma, tunasosial dan gubuk-gubuk serta bangunan liar di kota, karena kurangnya perumahan yang layak dan terjangkau bagi pendatang baru.
Meningkatnya kemacetan lalu lintas, karena jumlah kendaraan bermotor melebihi kapasitas jalan raya.
Meningkatnya kejahatan, pelacuran, perjudian, dan bentuk masalah sosial lainnya, karena rendahnya moral dan kontrol sosial di kota.
Meningkatnya pencemaran udara, air dan tanah, karena banyaknya aktivitas industri, transportasi dan pembuangan sampah yang tidak terkelola dengan baik.
2. Dampak Negatif Bagi Desa
Berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian, karena banyaknya penduduk desa yang pindah ke kota.
Berkurangnya produksi pangan lokal, karena lahan pertanian berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi pemukiman atau industri.
Berkurangnya keanekaragaman hayati dan ekosistem alam, karena rusaknya hutan dan sumber daya alam lainnya akibat eksploitasi berlebihan.
Baca juga: Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya, Apa Saja?
Demikian pembahasan mengenai pengertian urbanisasi beserta dampak negatifnya. (WWN)
