Konten dari Pengguna

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Kutai dan Kondisi Masyarakatnya

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
10 Januari 2024 21:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penyebab runtuhnya kerajaan kutai. Sumber: A D/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab runtuhnya kerajaan kutai. Sumber: A D/pexels.com
ADVERTISEMENT
Kerajaan Kutai adalah kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia. Kerajaan ini diperkirakan berdiri sekitar abad ke-4 hingga ke-13 Masehi. Adapun penyebab runtuhnya Kerajaan Kutai diperkirakan karena menurunnya kinerja kepemimpinan.
ADVERTISEMENT
Sarip, dalam Kajian Etimologis Kerajaan (Kutai) Martapura di Muara Kaman, Kalimantan Timur, menyebutkan bahwa runtuhnya Kerajaan Kutai terjadi karena kondisi kepemimpinan kerajaan yang mengalami kemunduran.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyebab runtuhnya Kerajaan Kutai, simak selengkapnya dalam bacaan ini.

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Kutai

Ilustrasi penyebab runtuhnya kerajaan kutai. Sumber: Rahul/pexels.com
Kerajaan Kutai termasuk kerajaan Hindu tertua di Nusantara. Adapun berdirinya kerajaan ini diperkirakan terjadi pada abad ke-4 Masehi. Lokasi Kerajaan Kutai berada di wilayah pedalaman Kalimantan, yaitu di tepi Sungai Mahakam.
Kerajaan ini mencapai masa kejayaan di bawah pemerintahan Raja Mulawarman. Sayangnya, usai pemerintahannya, Kerajaan Kutai justru mengalami kemunduran.
Adapun penyebab runtuhnya Kerajaan Kutai adalah karena beberapa faktor, antara lain:
ADVERTISEMENT

Kondisi Masyarakat Kerajaan Kutai

Sebelum mengalami keruntuhan, Kerajaan Kutai memiliki kondisi perekonomian dan sosial yang relatif stabil. Adapun beberapa bentuk kondisi masyarakat Kerajaan Kutai adalah:

1. Kondisi Ekonomi

Pada bidang ekonomi, mayoritas masyarakat Kerajaan Kutai memiliki mata pencaharian sebagai petani. Hal ini lantaran letak wilayah yang berada di dekat Sungai Mahaham, sehingga mempunyai lahan subur dan aliran air untuk irigasi yang baik.
Selain bermata pencaharian sebagai petani, masyarakat Kerajaan Kutai juga berprofesi sebagai pedagang. Hal itu disebabkan karena kerajaan tersebut berada dekat dengan jalur perdagangan antara sejumlah negara, seperti India dan Tiongkok.

2. Sosial Budaya

Kondisi sosial budaya masyarakat Kerajaan Kutai juga tergolong teratur. Pasalnya, masyarakat Kerajaan Kutai tergolong terbuka, sehingga mereka mau menerima unsur-unsur baru dari luar, tetapi tetap menjaga budaya lokalnya.
ADVERTISEMENT
Di samping itu, di bawah pemerintahan Raja Mulawarman, Kerajaan Kutai juga menerapkan upacara Vyatyastoma di bawah pimpinan pendeta Brahmana.
Demikian sederet informasi berkaitan dengan penyebab runtuhnya Kerajaan Kutai dan kondisi masyarakatnya. [ENF]