Konten dari Pengguna

Perang Kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat yang Paling Heroik

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perang Kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat. Sumber: Unsplash.com/Dariusz Sankowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perang Kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat. Sumber: Unsplash.com/Dariusz Sankowski

Perang kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat yang paling besar dalam catatan sejarah adalah Bandung Lautan Api. Perang tersebut terjadi pada 24 Maret 1946, yakni ketika Proklamasi Kemerdekaan Indonesia belum genap setahun.

Peristiwa tersebut berawal dari usaha para pemuda untuk merebut pangkalan udara Andir dan pabrik senjata bekas ACW. Pertempuran pun berlangsung hingga Sekutu tiba di Bandung tanggal 17 Oktober 1945.

Perang Kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat

Ilustrasi Perang Kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat. Sumber: Unsplash.com/Cristina Gottardi

Indonesia menyatakan kemerdekaan dengan melakukan proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun, proklamasi tersebut tidak serta-merta membuat Indonesia bebas dari ancaman bangsa asing.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, bangsa ini terus menerima ancaman dari bangsa asing yang ingin kembali menguasai. Kondisi tersebut membuat perang kemerdekaan terjadi di berbagai penjuru Indonesia, salah satunya Jawa Barat.

Salah satu perang kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat yang begitu besar adalah Bandung Lautan Api. Berikut ringkasan kronologi terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api di Jawa Barat.

Datangnya Sekutu

Mengutip dari buku Sejarah 3 SMA Kelas XII Program Ilmu Sosial, Sardiman (2008: 49), pertempuran di Bandung diawali oleh usaha para pemuda untuk merebut pangkalan udara Andir dan pabrik senjata bekas Artillerie Constructie Winkel (ACW).

Pertempuran kemudian terus berlangsung sampai Sekutu datang ke Bandung pada 17 Oktober 1945. Serupa dengan kota-kota lain, Sekutu dan NICA di Bandung pun melakukan teror terhadap rakyat sehingga memicu berbagai macam pertempuran.

Ultimatum Sekutu

Sekutu mengeluarkan ultimatum pada 21 November 1945. Ultimatum tersebut meminta para pejuang menyerahkan senjata dan mengosongkan Bandung Utara.

Para pejuang tentu tidak mengindahkan ultimatum tersebut. Mengutip dari buku yang sama, Sardiman (2008: 49), insiden sering kali terjadi, para pemuda melakukan penyabotan terhadap kendaraan-kendaraan Belanda yang berlindung di bawah Sekutu.

Rakyat Bandung melakukan penyerangan terhadap Sekutu dan NICA pada tanggal 24 – 25 November 1945. Namun, kondisi di Bandung tidak juga membaik.

Sekutu akhirnya kembali memberi ultimatum pada 23 Maret 1946. Ultimatum tersebut meminta TRI mengosongkan seluruh Kota Bandung dan mundur ke luar kota dengan jarak 11 km.

Pecahnya Peristiwa Bandung Lautan Api

Setelah Sekutu mengeluarkan ultimatum tanggal 23 Maret 1946, pemerintah memutuskan untuk menyetujui pengosongan Kota Bandung. Tujuannya adalah menghindari penderitaan rakyat serta kehancuran Kota Bandung.

Warga Bandung pun mengungsi dengan membawa barang seadanya sembari menyelamatkan berbagai dokumen kota. Pembakaran gedung-gedung penting pun terjadi dengan disertai oleh ledakan bangunan besar serta penghancuran instalasi militer.

Pada tengah malam, Kota Bandung yang terbakar telah ditinggalkan. Peristiwa tersebut kemudian dikenal sebagai Bandung Lautan Api

Kini, diketahui bahwa salah satu perang kemerdekaan Indonesia di Jawa Barat adalah Bandung Lautan Api. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 24 Maret 1946. (AA)