Konten dari Pengguna

Perbedaan Pokok Pemikiran Mr. Soepomo dengan Ir. Soekarno

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan pokok pemikiran mr. soepomo dengan ir. Soekarno, foto: unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan pokok pemikiran mr. soepomo dengan ir. Soekarno, foto: unsplash/Mufid Majnun

Pada masa penjajahan, rakyat Indonesia sangat berjuang keras untuk meraih kemerdekaan dari para penjajah. Namun, dalam proses ini terjadi perbedaan pokok pemikiran Mr. Soepomo dengan Ir. Soekarno dalam perumusan dasar negara.

Tiga tokoh nasionalis yang berperan besar dalam merumuskan ide-ide dasar negara adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Pada akhirnya ditemukan jalan tengah dalam proses perumusan dasar negara Indonesia.

Perbedaan Pokok Pemikiran Mr. Soepomo dengan Ir. Soekarno

Ilustrasi perbedaan pokok pemikiran mr. soepomo dengan ir. Soekarno, foto: unsplash/Lighten Up

Dikutip dari jurnal Candi, Uswatun Hasanah dan Aan Budianto (2020: 31-54) perbedaan pokok pemikiran Mr. Soepomo dengan Ir. Soekarno dalam perumusan dasar negara terletak pada hubungan antara agama dan negara.

Persoalan hubungan antara negara dan agama menjadi bahan wacana antara golongan nasionalis dan golongan Islam. Dari sisi kelompok Islam wacana tersebut mengarahkan pada cita-cita mendirikan negara Islam.

Dikutip dari jurnal um-palembang.ac.id, May Rosa Zulfatus Soraya (2020:1-15) Soekarno dari kubu nasionalis, rencana UUD yang memuat persatuan agama dan negara tentu akan ditolak oleh badan perwakilan, bila dipaksakan berarti demokrasi ditinggalkan.

Sementara mengutip dari jurnal um-palembang.ac.id, May Rosa Zulfatus Soraya (2020:1-15) dari sisi Soepomo menjabarkan tentang gagasan negara Islam dan gagasan negara yang berdasarkan cita-cita luhur dari agama Islam.

Beberapa tokoh founding father seperti M. Yamin, Soepomo dan Soekarno menyampaikan pidatonya pada rapat BPUPKI dan telah mendapatkan respon yang berbeda. Akhirnya pemikiran Soekarno yang dianggap hasil pemikiran sintesis yang dianggap paling penting.

Dikutip dari jurnal Candi, Uswatun Hasanah dan Aan Budianto (2020: 31-54) lahirnya pancasila dari pemikiran Soekarno yang terdiri dari lima prinsip yaitu kebangsaan, internasionalisme, demokrasi, kesejahteraan dan ketuhanan.

Itu tadi penjelasan mengenai perbedaan pokok pemikiran Mr. Soepomo dengan Ir. Soekarno dalam perumusan dasar negara yang terletak pada hubungan antara agama dan negara.

Baca juga: Mengapa Pancasila Disebut Sebagai Ideologi Terbuka? Ini Alasannya