Persamaan Masyarakat Majapahit Zaman Dahulu dengan Masyarakat Indonesia Sekarang

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Persamaan masyarakat Majapahit zaman dahulu dengan masyarakat Indonesia sekarang terletak pada sistem pemerintahan, orientasi Nusantara, kekuatan militer, dan hubungan internasional.
Simak pembahasan rinci mengenai persamaan masyarakat Majapahit zaman dahulu dengan masyarakat Indonesia saat ini pada artikel di bawah ini.
Apa Persamaan Masyarakat Majapahit Zaman Dahulu dengan Masyarakat Indonesia Sekarang?
Majapahit merupakan cikal bakal negara Indonesia. Kerajaan Majapahit mulai berdiri pada 1293 hingga 1527, sedangkan Indonesia dinyatakan merdeka sejak 1945.
Meskipun ada perbedaan waktu yang begitu mencolok, tetapi banyak peninggalan masyarakat Majapahit yang masih diterapkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.
Berikut adalah beberapa persamaan masyarakat Majapahit zaman dahulu dengan masyarakat Indonesia sekarang yang dirangkum dari buku Sejarah Ringkas Kerajaan Majapahit karya Kurnia Alif.
1. Sistem Pemerintahan
Kerajaan Majapahit sudah memiliki sistem pemerintahan yang tertata rapi. Sistem pemerintahan dimulai pada masa kepemimpinan Hayam Wuruk yang sekaligus merupakan hierarki tertinggi. Sedangkan, Indonesia saat ini memiliki presiden sebagai pemimpin tertinggi.
Namun, selain itu, ada beberapa poin sistem pemerintahan yang serupa, seperti:
Bhumi yang setara dengan ibu kota negara. Bhumi adalah wilayah pusat pemerintahan sama seperti Jakarta.
Nagara yang setara dengan Provinsi yang dipimpin oleh seorang Paduka Bhattara atau setara Gubernur.
Watek yang setara dengan Kabupaten dengan pemimpin yang disebut Tumenggung atau setara Bupati.
Kuwu yang setingkat dengan Kecamatan yang dipimpin oleh Demang yang setara Camat.
Warua yang setingkat Desa yang dipimpin oleh Thani yang setara dengan Kepala Desa.
Kabuyutan yang setingkat dengan Dusun yang dipimpin oleh Kepala Dusun.
Di samping itu, Majapahit memiliki Rakryan Mahamatri Kartini dan Rakryan Mantri ri Pakirakiran yang merupakan pegawai tingkat tinggi yang melaksanakan perintah raja. Di zaman sekarang, hampir sama dengan Kementerian.
2. Orientasi Nusantara
Baik Majapahit dulu maupun Indonesia sekarang, begitu berorientasi pada persatuan Nusantara walaupun didapatkan dengan cara yang berbeda.
Pada zaman Majapahit, dicetuskan Sumpah Palapa oleh Gajah Mada untuk menaklukkan Nusantara di bawah Majapahit. Gajah Mada berhasil menumpas pemberontakan serta mampu menyatukan Nusantara.
Majapahit mampu mempersatukan Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Bahkan, mampu mempersatukan Tumasik (Singapura) dan beberapa wilayah Filipina.
Sedangkan, Indonesia saat ini menyatukan Nusantara di bawah 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
3. Kekuatan Militer
Majapahit memiliki kekuatan militer yang kuat, bahkan diakui oleh orang-orang Cina saat itu. Dengan memanfaatkan kekuatan militer pula, Gajah Mada berhasil menjalankan Sumpah Palapa.
Pasukan yang dipimpin Gajah Mada itu bernama Bhayangkara yang merupakan pelindung rakyat dan keluarga kerajaan dari gangguan eksternal. Pasukan Bhayangkara merupakan pasukan elite dengan tiga senjata, yakni pedang panjang, anak panah, dan pisau terbang.
Sementara, Indonesia saat ini memiliki kepolisian yang mengadopsi Bhayangkara.
4. Hubungan Internasional
Pemerintah Majapahit sudah mampu menjalin hubungan baik dengan kerajaan lain, seperti Campa, Kamboja, Siam, Burma Selatan, Vietnam, dan Cina.
Indonesia saat ini juga masih terus menjalani hubungan diplomasi yang baik dengan lebih banyak negara. Apalagi kini sudah tergabung dalam organisasi internasional PBB.
Demikian adalah persamaan masyarakat Majapahit zaman dahulu dengan masyarakat Indonesia sekarang. Semoga artikel ini membantu. (SP)
