Konten dari Pengguna

Perubahan dari Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945 yang Patut Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perubahan dari Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945, Pexels/Adiah restianja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perubahan dari Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945, Pexels/Adiah restianja

Perubahan apa yang dihasilkan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945? Jawaban dan penjelasan dari pertanyaan tersebut penting untuk diketahui untuk lebih memahami sejarah dari bangsa Indonesia itu sendiri.

Dalam masa-masa persiapan kemerdekaan, setelah BPUPKI menyelesaikan tugas-tugasnya, PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 7 Agustus 1945.

PPKI adalah badan yang beranggotakan 21 orang dengan ketuanya adalah Ir. Soekarno dan wakil ketuanya adalah Drs. Moh. Hatta. Tugasny adalah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah ketatanegaraan untuk negara Indonesia yang baru.

Perubahan dari Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945

Ilustrasi Bendera Indonesia, Unsplash/Mufid Majnun

PPKI baru dapat melakukan sidang sehari setelah proklamasi kemerdekaan dan 18 Agustus 1945 menjadi tanggal sidang pertamanya. Perubahan apa yang dihasilkan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945?

Dikutip dari laman uici.ac.id, pada sidang pertamanya, PPKI menghasilkan beberapa keputusan krusial bagi bangsa Indonesia:

1. Memilih Presiden dan Wakil Presiden

Dalam sidang ini, PPKI memilih Soekarno sebagai Presiden pertama Indonesia dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Keputusan ini menjadi langkah awal pembentukan pemerintahan yang sah dan berdaulat.

2. Menetapkan UUD 1945

Salah satu hasil sidang pertama ini adalah menetapkan dan mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945. UUD ini memuat dasar-dasar tata negara dan mengukuhkan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945.

3. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

Pada akhirnya, PPKI juga membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang bertugas membantu Presiden dalam menjalankan tugas kenegaraan sebelum terbentuknya Majelis Perwakilan Rakyat (MPR).

Dalam perubahan dari sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, pada rapat PPKI tanggal 18 Agustus 2025 tersebut, Drs. Moh. Hatta menyampaikan perlunya dilakukan beberapa perubahan penting yang terkait dengan Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar.

Sebelumnya, hingga BPUPKI bubar pada 7 Agustus 1945 dan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tidak ada pembahasan yang resmi yang berkaitan dengan dasar negara Indonesia serta rancangan UUD (Undang-Undang Dasar).

Sidang PPKI ini berlangsung dalam waktu yang singkat, yakni sekitar 2 jam tetapi penetapan Undang-Undang Dasar 1945 berjalan dengan lancar.

Hal tersebut karena PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) telah mendapatkan naskah rancangan hukum dasar yang dihasilkan oleh BPUPKI.

Sejumlah perubahan dari sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 yang dilakukan tersebut disebutkan hanya berupa hal-hal kecil saja dan bukan masalah yang benar-benar mendasar. (Mey)

Baca juga: Rangkuman Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia