Posisi Strategis Indonesia di Kancah Internasional Sebagai Negara Non-blok

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan mengapa Indonesia memegang posisi strategis di kancah internasional sebagai negara non-blok! Indonesia memiliki peran penting dalam dunia politik internasional. Salah satunya melalui posisinya sebagai negara non-blok.
Dikutip dari kemlu.go.id, sejak adanya Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung dan berdirinya Gerakan Non-Blok (GNB) pada 1961, Indonesia menegaskan diri sebagai negara yang tidak berpihak pada blok Barat maupun Timur.
Posisi Strategis Indonesia di Kancah Internasional Sebagai Negara Non-Blok
Posisi strategis Indonesia di Kancah internasional sebagai negara non-blok berperan dalam menjaga keseimbangan politik dunia. Sebagai negara non-blok, Indonesia berkomitmen untuk menjalankan politik luar negeri berasas bebas aktif.
Artinya, Indonesia bebas menentukan sikap politiknya tanpa adanya tekanan kekuatan besar. Namun di sisi lain, Indonesia tetap aktif berperan dalam menciptakan perdamaian dunia.
Prinsip inilah yang memberi peluang bagi Indonesia untuk menjadi penengah (mediator). Khususnya saat terjadi konflik global di tengah rivalitas negara adidaya.
Selain itu, secara geografis Indonesia berada di persimpangan jalur perdagangan internasional. Hal ini semakin memperkuat pengaruhnya di kancah global.
Kawasan Asia Tenggara sebagai tempat Indonesia berada adalah wilayah strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik. Hal ini menjadikan Indonesia penting secara politik, ekonomi dan keamanan.
Peran Indonesia di Gerakan non-blok juga tampak dari kontribusinya dalam isu-isu internasional, seperti dekolonisasi, perdamaian, dan keadilan global.
Indonesia turut aktif mendukung perjuangan negara-negara berkembang untuk memperoleh kemandirian politik dan ekonomi.
Bahkan hingga saat ini, Indonesia terus mendorong kerja sama Selatan-Selatan, yaitu kolaborasi antarnegara berkembang untuk memperkuat kemandirian tanpa bergantung sepenuhnya pada kekuatan besar.
Di dunia diplomasi, Indonesia menggunakan status non-blok untuk membangun hubungan baik dengan berbagai negara di dunia. Hal ini terlihat dari keikutsertaan aktif dalam forum internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ASEAN, dan G20.
Persaingan geopolitik, perubahan iklim, dan ketidaksetaraan ekonomi dunia menuntut peran aktif dari negara-negara non-blok, salah satunya Indonesia.
Posisi strategis Indonesia di kancah internasional sebagai negara non-blok sangat relevan di tengah dinamika global yang terus berubah. Dengan konsistensinya, Indonesia berpeluang menjadi jembatan dialog internasional dan penggerak perdamaian dunia. (Aya)
Baca juga: Sejarah Perumusan Pancasila yang Menjadi Dasar Negara Indonesia
