Konten dari Pengguna

Proses Distilasi Minyak Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Distilasi Minyak Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari, Pexels/Zukiman Mohamad
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Distilasi Minyak Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari, Pexels/Zukiman Mohamad

Proses distilasi minyak bumi adalah salah satu hal yang masih asing di kalangan banyak orang. Hal ini memunculkan pertanyaan seperti: "Jelaskan proses distilasi minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari!"

Biasanya istilah distilasi minyak muncul dalam industri minyak dan gas bumi. Hal ini dikarenakan ada berbagai aktivitas yang terjadi dan berhubungan dengan istilah tersebut pada industri minyak dan gas bumi.

Jelaskan Proses Distilasi Minyak Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari!

Ilustrasi Proses Distilasi Minyak Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari, Pexels/Jan-Rune Smenes Reite

Untuk menjawab pertanyaan "Jelaskan proses distilasi minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari!", maka penting untuk tahu pengertian proses distilasi terlebih dahulu. Destilasi merupakan proses pemisahan minyak bumi dengan cara dipanaskan.

Dikutip dari buku Minyak Bumi Membuat Dunia Terkesima, Yulianus Haryata, (2019:19), proses pemisahan tersebut dapat menghasilkan beberapa fraksi yang sesuai dengan titik didihnya.

Hal itu bertujuan untuk membuat minyak bumi dapat diolah menjadi berbagai produk yang bermanfaat.

Minyak bumi yang dihasilkan dari ladang minyak perlu diolah terlebih dahulu sebelum digunakan. Sebab, minyak bumi yang dihasilkan dari pengeboran masih berupa minyak mentah.

Nantinya minyak mentah tersebut akan dikirim ke unit pengolahan minyak, yaitu kilang minyak. Dalam unit pengolahan minyak, baru akan terjadi proses destilasi yang menghasilkan beberapa fraksi minyak bumi.

Jadi pada proses distilasi ini, minyak mentah yang dialirkan ke dalam tanur atau furnace akan dipanaskan pada suhu sekitar 350 derajat celcius. Setelah panas, minyak mentah akan mengalir ke dalam bilik fraksinasi di bawah tanur.

Melalui proses distilasi minyak bumi tersebut, maka akan menghasilkan beberapa fraksi. Adapun beberapa contoh dari hasil fraksi setelah proses distilasi minyak bumi adalah sebagai berikut:

  • Gas: bahan bakar LPG, bahan baku senyawa organik.

  • Petroleum eter: pelarut.

  • Bensin (gasoline): bahan bakar kendaraan.

  • Nafta: bahan kimia untuk pembuatan plastik, detergen, obat, cat, kosmetik, bahan pakaian, dan lainnya

  • Minyak tanah (kerosin) dan avtur: bahan bakar kompor, bahan bakar pesawat terbang.

  • Solar dan minyak diesel: bahan bakar kendaraan bermesin diesel dan industri.

  • Pelumas (oli): melumasi mesin.

  • Lilin, parafin, malam: pembuatan lilin, semir sepatu, membatik, pelapis kertas bungkus, dan lainnya.

  • Minyak bakar: bahan bakar di kapal, industri pemanas, dan pembangkit listrik.

  • Bitumen (aspal): pengaspal jalan, atap bangunan, lapisan antikorosi, pengedap suara pada lantai, dan lainnya.

Itu dia penjelasan selengkapnya mengenai proses distilasi minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengetahui proses tersebut, maka wawasan akan proses pengolahan minyak bumi jadi bertambah. (BrenP)

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Evolusi? Ini Penjelasannya