Konten dari Pengguna

Proses Terbentuknya Bangsa dan Faktor Pembentuknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Terbentuknya Bangsa, Pexels/Deden R
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Terbentuknya Bangsa, Pexels/Deden R

Tak banyak yang tahu proses terbentuknya bangsa. Bangsa merupakan sekelompok manusia yang bersatu dalam suatu wilayah dan terikat dengan wilayah tersebut.

Pada hakikatnya, bangsa timbul karena adanya kesamaan, baik dari aspek budaya, bahasa, agama, maupun tradisi.

Bangsa merupakan keinginan untuk bersatu dari kelompok masyarakat tersebut didorong oleh adanya persamaan sejarah dan cita-cita untuk meningkatkan rakyat menjadi sebuah bangsa. Mereka terikat oleh Tanah Air yang sama.

Jelaskan Proses Terbentuknya Bangsa!

Ilustrasi Proses Terbentuknya Bangsa, Pexels/Life Folk

Mengutip situs ui.ac.id, sejarah proses terbentuknya negara Indonesia dalam beberapa periode, yakni Era Pra Kerajaan; Era Kerajaan dan Kesultanan; Era Kolonial; Era Kebangkitan Pergerakan Kebangsaan; Era Persiapan Kemerdekaan; hingga Era Revolusi Kemerdekaan.

Proses terbentuknya bangsa memakan waktu yang tak singkat. Cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang merdeka bisa terancam jika sekelompok masyarakat tertentu mulai membayangkan untuk tidak lagi menjadi bagian dari rumah besar Indonesia.

Keadaan ini menyadarkan semua pihak betapa pentingnya kesadaran historis dan memori kolektif bangsa dalam membentuk, memahami, dan memelihara kesadaran kebangsaan dan kemerdekaan Indonesia sebagai cara berpikir yang integratif dan menyeluruh.

Filsuf sekaligus sejarawan asal Prancis, Ernest Renan, mendefinisikan bangsa sebagai sebuah kehendak untuk bersatu dan bernegara.

Menurut Ernest Renan, proses terbentuknya bangsa berawal ketika ada keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan setia kawan yang agung. Ia menyebutnya sebagai 'Le désir d'etre ensemble'.

Ernest Renan menjelaskan, keinginan untuk bersatu dari kelompok masyarakat tersebut didorong oleh adanya persamaan sejarah dan cita-cita untuk meningkatkan rakyat menjadi sebuah bangsa. Mereka terikat oleh Tanah Air yang sama.

Frederick Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History and Politics mepaparkan bahwa terdapat empat unsur pembentuk suatu bangsa, yakni:

  1. Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional, meliputi kesatuan sosial, politik, ekonomi, agama, kebudayaan, komunikasi, dan solidaritas.

  2. Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional. Dalam hal ini, sebuah bangsa ingin terbebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing.

  3. Keinginan untuk mencapai kemandirian, keunggulan, individualitas, dan kebebasan dalam menjalani kehidupan.

  4. Keinginan untuk mengejar kehormatan, pengaruh, dan prestise di antara bangsa-bangsa lain.

Demikian adalah ulasan mengenai proses terbentuknya bangsa. Teruslah membangun bangsa Indonesia dengan rasa cinta tanah air dan persatuan.

Baca juga: Alasan Kebenaran Sejarah Bersifat Subjektif