Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.103.0
Konten dari Pengguna
Ragam Contoh Kelompok Sosial di Masyarakat Perkotaan
11 Agustus 2023 23:52 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Masyarakat perkotaan adalah tempat di mana berbagai kelompok sosial saling berinteraksi dan berkolaborasi dalam berbagai aktivitas. Ragam contoh kelompok sosial di masyarakat perkotaan telah mencerminkan keragaman dan dinamika kehidupan sosial.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa saja contoh kelompok sosial tersebut? Simak artikel ini.
Pengertian Kelompok Sosial
Astrid Soesanto dalam buku Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat menjelaskan bahwa kelompok sosial adalah kesatuan dari dua atau lebih individu yang mengalami interaksi psikologis satu dengan yang lain.
Mereka dapat bersatu berdasarkan berbagai faktor, misalnya kepentingan, tujuan, nilai, norma, atau kesamaan karakteristik, seperti usia, suku, agama, atau pekerjaan.
Kelompok sosial dapat memiliki ciri-ciri dan tujuan yang bervariasi serta berperan dalam membentuk dinamika masyarakat secara keseluruhan.
Contoh Kelompok Sosial di Masyarakat
Berikut adalah beberapa contoh kelompok sosial yang dapat ditemukan di lingkungan perkotaan:
1. Panitia Acara
Kelompok panitia acara merupakan kumpulan individu yang bekerja sama untuk mengatur dan menyelenggarakan berbagai jenis acara, seperti seminar, festival budaya, atau pameran.
ADVERTISEMENT
Mereka berperan dalam perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan acara dengan tujuan memberikan hiburan atau informasi kepada masyarakat.
2. Partai Politik
Partai politik memiliki peran penting dalam masyarakat perkotaan. Mereka adalah kelompok yang berfokus pada upaya pengaturan dan perwakilan kepentingan politik di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Partai politik memiliki struktur dan tujuan yang beragam serta memengaruhi kebijakan dan arah pembangunan di perkotaan.
3. Koperasi Desa
Meskipun berada di perkotaan, kelompok koperasi desa masih memiliki peran penting. Mereka mendukung kegiatan ekonomi warga melalui berbagai usaha bersama, seperti pertanian, perdagangan, atau jasa.
Koperasi berperan dalam memajukan ekonomi masyarakat dan memberikan peluang bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan.
4. Organisasi Kepengurusan Sekolah
Organisasi kepengurusan sekolah terdiri dari guru, siswa, dan orang tua siswa yang bekerja sama untuk mengelola kegiatan sekolah. Mereka memfasilitasi berbagai kegiatan pendidikan, olahraga, seni, dan budaya di lingkungan sekolah.
ADVERTISEMENT
5. Ikatan Alumni
Kelompok ikatan alumni adalah wadah bagi para lulusan suatu sekolah atau perguruan tinggi untuk tetap terhubung, berbagi pengalaman, dan memberikan kontribusi positif kepada almamater. Mereka sering terlibat dalam kegiatan sosial, advokasi, atau dukungan finansial.
6. Paguyuban
Paguyuban adalah kelompok yang terbentuk berdasarkan asal daerah atau suku. Mereka memiliki peran dalam menjaga budaya, tradisi, dan kearifan lokal.
Paguyuban memberikan tempat bagi warga dengan latar belakang yang sama untuk berinteraksi dan mendukung satu sama lain.
7. Kelompok Ibu-Ibu PKK
Kelompok ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) berfokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kesejahteraan keluarga. Mereka berkolaborasi dalam mengadakan pelatihan, bakti sosial, dan kegiatan pembangunan masyarakat.
Masyarakat perkotaan memiliki beragam contoh kelompok sosial yang telah berperan dalam membangun, mendukung, dan memajukan berbagai aspek kehidupan.
ADVERTISEMENT
Keragaman kelompok sosial ini merefleksikan kompleksitas kehidupan sosial di lingkungan perkotaan yang dinamis dan terus berkembang.