Republik Bataaf Dipimpin oleh Siapa? Ini Jawabannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui Republik Bataaf dipimpin oleh siapa adalah satu hal penting karena berhubungan dengan sejarah Belanda. Republik ini sangat dipengaruhi oleh Prancis dan merupakan awal baru bagi pemerintahan Belanda.
Mengutip situs sma12smg.sch.id, Republik Bataaf dibentuk karena Prancis berhasil menguasai wilayah Belanda. Sedangkan, Raja Willem V melarikan diri ke Inggris pada 18 Januari 1795 untuk menghidari situasi tersebut dengan meninggalkan surat-surat kew.
Prancis mengakui kemerdekaan Republik Bataaf, tetapi ia juga menuntut berbagai konsesi dari republik tersebut. Misal, pembayaran kontribusi perang, pemberian hak transit bagi tentara Prancis, penghapusan VOC, dan patuh terhadap kebijakan luar negeri Prancis.
Republik Bataaf Dipimpin oleh Siapa?
Republik Bataaf dipimpin oleh siapa? Setelah resmi dibentuk, kepemimpinan Republik Bataaf diserahkan kepada Louis Napoleon saudara Napoleon Bonaparte. Perubahan ini juga berdampak pada wilayah jajahannya, yaitu Hindia Belanda.
Pemerintahan Belanda yang ada di Indonesia dikendalikan oleh Prancis. Pemerintah juga memperkuat keamanan untuk menghalangi serangan Inggris.
Salah satu keputusan Louis adalah memberikan kekuasaan kepada Herman Williem Daendels sebagai gubernul jendral Hindia Belanda.
Pemerintahan Herman Willem Daendels (1808-1811)
Daendels memimpin Hindia Belanda pada 1808 sampai 1811. Diangkatnya daendels sebagai pemimpin bertujuan untuk mempertahankan wilayah Hindia Belanda dari serangan Inggris.
Berikut adalah beberapa kebijakan yang dibuat Daendels selama memimpin.
Bidang Ekonomi: Daendels menjual banyak tanah milik gubernurman kepada pihak swasta, melakukan pemungutan pajak, pribumi wajib menyerahkan hasil pertanian kepada pemerintah.
Bidang Pemerintahan: Memindahkan pusat pemerintahan dari Batavia ke Weltevreden, Pulau Jawa diagi menjadi 9 prefektur dan 31 kabupaten.
Bidang Pertahanan: Merekrut rakyat Indonesia sebagai tentara, membangun pabrik senjata, dan membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan dengan kerja rodi.
Bidang Sosial Budaya: Menghilangkan upacara penghormatan yang sebelumnya diberikan kepada residen, sunan, dan sultan.
Bidang Hukum: Membagi sistem peradilan menjadi tiga golongan, yaitu untuk orang Eropa, Timur Asing, dan Pribumi.
Pemerintahan Jan Willem Janssens (1811)
Daendels dipanggil kembali ke Belanda oleh Louis Napoleon pada tahun 1811. Sepeninggal Daendels, posisi Gubernur Jendral diserahkan kepada Jan Willem Janssens.
Pada pemerintahan Janssens, kekuasaan prancis semakin menurun. Inggris telah menguasai beberapa wilayah di Nusantara sehingga ia harus terusir dari tanah jajahannya. Batavia akhirnya dapat dikuasai oleh Inggris pada 26 Agustus 1811 di bawah kepemimpinan Raffles.
Janssens kemudian melarikan diri ke beberapa wilayah hingga akhirnya menyerah. Kekalahan Janssens ini ditandai dengan adanya perjanjian Kapitulasi Tuntang.
Demikianlah pembahasan mengenai Republik Bataaf dipimin oleh siapa. Republik ini didirikan oleh Prancis yang berhasil mengambil alih wilayah Belanda, meskipun akhirnya runtuh setelah perang melawan Inggris.
Baca Juga : Apa Penyebab Perang Kemerdekaan? Ini Jawaban dan Penjelasannya
