Konten dari Pengguna

Riwayat Pekerjaan HB Jassin sebagai Salah Satu Sastrawan Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi riwayat pekerjaan HB Jassin. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi riwayat pekerjaan HB Jassin. Foto: Pexels

HB Jassin, atau Hans Bague Jassin, adalah salah satu sastrawan terkemuka Indonesia. Bukan tanpa alasan, hal tersebut tampak jelas melalui riwayat pekerjaan HB Jassin yang begitu lekat dengan dunia sastra.

Artikel berikut ini akan membahas tentang profil singkat juga riwayat pekerjaan HB Jassin seperti yang ditulis dalam buku 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia oleh Floriberta Aning.

Riwayat Pekerjaan HB Jassin

Ilustrasi riwayat pekerjaan HB Jassin. Foto: Pexels

Tidak ada yang meragukan kompetensi dan konsistensi Hans Bague Jassin dalam bidang sastra. la sempat dijuluki "Paus Sastra Indonesia" oleh Gayus Siagian. Pernah juga disebut "Wali Penjaga Sastra Indonesia" oleh Prof. A.A. Teeuw.

Hans Bague Jassin adalah seorang pengarang, penyunting, cendekiawan muslim dan kritikus sastra kelahiran 31 Juli 1917. Karena perannya yang besar dalam dunia sastra, ia juga mendapat gelar adat Pulanga Gorontalo, yaitu "Ti Molotinepa Wulito".

Lalu mengapa HB Jassin bisa begitu dihormati dalam dunia sastra Indonesia? Berikut adalah riwayat pekerjaannya yang sekaligus menunjukkan peran besarnya dalam sastra:

1. Dewan Redaksi dan Penerjemah

HB Jassin memulai karirnya sebagai anggota dewan redaksi dan penerjemah di Balai Pustaka, penerbit milik pemerintah yang didirikan pada masa kolonial, sejak Februari 1940 hingga Juli 1947.

2. Majalah Sastra dan Redaksi

Pada tahun 1946, ia mendirikan dan menjadi redaktur majalah "Gelanggang" yang menjadi wadah bagi karya-karya sastra Angkatan 45. Ia juga terlibat dalam majalah "Zenith" dan "Kritiek en Opbouw".

3. Dosen

HB Jassin mengajar di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI) sejak tahun 1952 untuk mata kuliah Kesusastraan Indonesia Modern. Namun, setelah beberapa masalah, dia kembali menjadi Lektor Tetap di Fakultas Sastra UI sejak April 1973.

4. Kepala Dokumentasi Sastra

Pada tahun 1976, HB Jassin mendirikan Pusat Dokumentasi Sastra di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pusat dokumentasi ini menyimpan berbagai macam karya sastra Indonesia dan menjadi rujukan penting bagi para peneliti dan pecinta sastra.

5. Kritikus Sastra

Selain menulis karya-karya sastra, HB Jassin juga dikenal sebagai kritikus sastra yang tajam. Ia banyak menulis kritik dan esai yang berpengaruh terhadap perkembangan sastra Indonesia.

6. Editor

HB Jassin juga berperan sebagai editor untuk berbagai antologi dan kumpulan cerpen serta puisi karya sastrawan Indonesia. Beberapa majalah budaya dan sastra yang ia tangani, seperti Pandji Poestaka, Mimbar Indonesia, Zenith, Sastra, Bahasa dan Budaya, Horison, dan lain sebagainya.

Demikian adalah riwayat pekerjaan HB Jassin yang memberikan kontribusi besar bagi dunia sastra Indonesia. (SP)