Sejarah Fathu Makkah dan Makna di Baliknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Fathu Makkah berkaitan erat dengan kembalinya Nabi Muhammad bersama rombongan umat Islam ke Makkah setelah bertahun-tahun hijrah ke Madinah.
Mengutip buku Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Aliyah Kelas 10, Drs. Imam Subchi, MA dan Mu’azzizah, S.PdI, (2019:73), pada peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah saw menyiapkan pasukan yang terdiri dari umat Islam untuk menaklukkan kota Makkah.
Fathu Makkah sendiri terjadi pada 20 Ramadhan tahun ke-8 Hijriyah, bertepatan dengan tanggal 1 Januari 630 Masehi.
Sejarah Fathu Makkah
Tercatatnya sejarah Fathu Makkah berawal dari kaum kafir Quraisy yang melanggar perjanjian Hudaibiyah.
Padahal, isi perjanjian tersebut telah disepakati oleh Nabi Muhammad sebagai perwakilan umat Islan dan Suhail bin Amr sebagai perwakilan kafir Quraisy di tahun 6 H.
Poin yang dilanggar oleh kafir Quraisy dari Perjanjian Hudaibiyah adalah penghentian genjatan senjata selama 10 tahun. Faktanya, kafir Quraisy malah membantu Bani Bakr membantai Bani Khuza'ah, sekutu umat Islam.
Nabi Muhammad yang mendengar kabar mengejutkan tersebut tidak lagi tinggal diam. Beliau langsung menyiapkan 10.000 pasukan untuk menaklukkan kota Makkah.
Meski pasukan yang dibawanya berjumlah besar, tetapi Nabi Muhammad tidak menghendaki adanya pertumpahan darah sedikitpun, baik dari kalangan umat Islam maupun kafir Quraisy.
Agar lebih memahami peristiwa Fathu Makkah, simak beberapa poin pentingnya di bawah ini:
Pasukan muslim dibagi menjadi 4 divisi yang dipimpin oleh para sahabat utama
Pasukan muslim mengepung Makkah dari 4 penjuru
Rasulullah SAW membersihkan sekitar 360 berhala dan menghapus gambar-gambar di Kakbah
Rasulullah SAW memasuki kota Makkah sambil membaca surah al-Isra ayat 81 dan surah Saba ayat 49
Fathu Makkah terjadi pada bulan Ramadan
Peristiwa ini terjadi dengan damai tanpa pertumpahan darah
Fathu Makkah merupakan titik pijak umat Islam untuk kembali ke Ka'bah
Fathu Makkah mengajarkan untuk bertindak damai saat janji dikhianati
Makna Penting Fathu Makkah bagi Umat Islam
Bukan hanya sebuah peristiwa, ada makna sangat penting dari Fathu Makkah bagi umat Islam. Penasaran apa saja itu? Simak ulasan berikut:
Pembebasan kota Makkah
Titik balik umat Islam
Puncak keberhasilan dakwah Nabi
Kembali kedudukan Makkah sebagai tanah suci
Menguatkan kekuatan umat Islam
Mengedepankan perdamaian
Itulah ulasan mengenai sejarah Fathu Makkah dan maknanya bagi umat Islam yang penting untuk dipahami serta diambil pelajarannya.
Baca juga: Hambatan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat selama Berdakwah di Makkah
