Sejarah G7 yang Menarik untuk Diketahui dan Dipelajari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah G7 mencerminkan perjalanan panjang kolaborasi negara-negara ekonomi utama dunia dalam merespons berbagai tantangan global.
G7 merupakan forum informal yang mempertemukan beberapa negara, yakni Italia, Kanada, Jerman, Prancis, Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris. G7 sendiri merupakan singkatan dari ‘Group of Seven’ atau kelompok tujuh negara industri.
Sejarah G7
Mengutip situs time.com, g7.italy.it, dan bundesregierung.de, dalam sejarah G7, negara G7 dibentuk sebagai pertemuan tahunan para pemimpin politik untuk membahas dan bertukar energi mengenai berbagai masalah, termasuk keamanan, energi, dan ekonomi global.
Kelompok ini didirikan sebagai platform kerja sama keuangan dan ekonomi sebagai respons terhadap krisis energi tahun 1973.
Tahun 1975 di Rambouillet, Prancis, menjadi waktu KTT kepala negara dan pemerintahan pertama diadakan. KTT tersebut melibatkan Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, dan Jepang.
Dengan masuknya Kanada pada tahun 1976, GT mengambil konfigurasinya saat ini dan sejak tahun 1977, perwakilan Masyarakat Ekonomi Eropa, yang sekarang menjadi Uni Eropa, juga berpartisipasi dalam pekerjaan kelompok tersebut.
Dalam sejarah G7, diketahui Uni Eropa tidak memegang jabatan presiden bergilir G7. Antara tahun 1997 dan 2013, GT berkembang menjadi G8 dengan mengikutsertakan Rusia. Menyusul aneksasi ilegal Krimea, partisipasi Rusia ditangguhkan pada tahun 2014.
G7 lahir sebagai akibat dari masalah ekonomi besar yang dihadapi oleh dunia pada tahun 1970-an.
Runtuhnya sistem nilai tukar tetap Bretton Woods dan guncangan minyak pertama membuat dunia gelisah. Hal ini disebutkan menjadi alasan yang cukup bagi para kepala negara dan pemerintahan untuk berkonsultasi mengenai kebijakan ekonomi internasional.
Dibandingkan dengan organisasi internasional lainnya, G7 tidak mempunyai struktur administratif yang permanen. Mulai dari tanggal 1 Januari setiap tahunnya, salah satu negara anggota mengambil alih kepemimpinan secara bergantian.
G7 merupakan blok informal dan tidak mengambil keputusan wajib sehingga deklarasi para pemimpin di akhir pertemuan puncak tidak mengikat. Selama bertahun-tahun, G7 telah memperluas fokusnya secara progresif.
Dengan menelusuri sejarah G7, terlihat bagaimana kelompok ini memainkan peran yang penting dalam menjaga stabilitas ekonomi global di tengah berbagai perubahan dan juga tantangan dunia. (Mey)
Baca juga: Sejarah Perang Ganter, Babak Pertama dalam Pertempuran Besar
