Konten dari Pengguna

Sejarah Gunung Sahari yang Ada di Jakarta

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Gunung Sahari, Foto: Unsplash/Miroslav Matthess
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Gunung Sahari, Foto: Unsplash/Miroslav Matthess

Gunung Sahari merupakan salah satu area bersejarah yang berada di Jakarta Pusat, Indonesia. Meskipun kini telah berkembang menjadi kawasan urban yang padat, sejarah Gunung Sahari tetap menyimpan kisah yang penting bagi penduduk di sekitarnya.

Mengutip Jurnal STUPA, Cynthia E.S. & Maria V.G. (2022: 834), Saat ini, kawasan Gunung Sahari telah berkembang menjadi jalan utama yang dikenal luas oleh warga Jakarta sebagai Jalan Gunung Sahari. Area ini didominasi oleh perkantoran dan pemerintahan.

Sejarah Gunung Sahari di Jakarta

Ilustrasi Sejarah Gunung Sahari, Foto: Unsplash/Philippe Toupet

Sejarah Gunung Sahari tercatat dengan adanya kanal yang mulai dibangun pada abad ke-17. Kanal ini berfungsi mengalirkan air yang dipengaruhi oleh pasang surut laut. Diperkirakan kanal tersebut memiliki lebar 15 meter dengan tanggul 3 x 2 meter.

1. Masa Kolonial Belanda

Selama masa penjajahan Belanda, Gunung Sahari merupakan daerah yang strategis karena lokasinya dekat dengan Pelabuhan Sunda Kelapa dan pusat kota Batavia. Beberapa bangunan bersejarah dari era Belanda masih dapat dijumpai di kawasan ini hingga saat ini.

2. Peran Gunng Sahari dalam Perkembangan Jakarta

Pada abad ke-19, wilayah ini menjadi bagian dari rencana pembangunan kota modern yang digagas oleh pemerintah kolonial. Jalan utama yang sekarang dikenal sebagai Jalan Gunung Sahari menjadi jalur penghubung utama antara pelabuhan dan pusat kota.

Pada pertengahan abad ke-20, wilayah ini mulai berkembang menjadi pusat bisnis dan perdagangan. Pembangunan pusat perbelanjaan, hotel, dan fasilitas umum lainnya semakin mengubah wajah Gunung Sahari menjadi kawasan perkotaan yang dinamis.

3. Gunung Sahari di Era Modern

Saat ini, Gunung Sahari adalah salah satu kawasan yang ramai di Jakarta Pusat. Wilayah ini menjadi lokasi berbagai fasilitas penting, seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan gedung perkantoran.

Seiring dengan pesatnya urbanisasi, Gunung Sahari menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan modernisasi dengan pelestarian warisan sejarah. Upaya pelestarian, seperti restorasi bangunan tua penting untuk menjaga jejak sajarahnya.

Demikianlah sejarah Gunung Sahari yang ada di Jakarta. Transformasi kawasan ini yang mulanya hanya dataran tinggi menjadi pusat kota mencerminkan dinamika kota Jakarta sebagai pusat ekonomi dan budaya. (Nabila)

Baca Juga: Sejarah Gunung Karang dan Legenda Sumur Tujuh