Sejarah Hari Kepanduan Sedunia yang Menarik untuk Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Hari Kepanduan Sedunia bertepatan dengan kelahiran Robert Baden Powell pada 22 Februari. Baden Powell sendiri lahir pada 22 Februari 1857 di Paddington, London. Hari Kepanduan Sedunia ini menjadi peristiwa penting dalam Kepramukaan seluruh dunia.
Untuk mengetahui sejarah menarik dari Hari Kepanduan Sedunia, simak uraiannya di sini!
Sejarah Hari Kepanduan Dunia secara Singkat
Sejarah Hari Kepanduan Dunia dimulai tahun 1907. Saat itu, Satuan Pramuka masih berbentuk program yang hanya untuk anak laki-laki usia 11-18 tahun.
Robert Baden Powell menyelenggarakan pertama kali camp percobaan dengan 20 anak laki-laki di kawasan Pulau Brownea, Inggris Raya dan camp ini berhasil.
Pada tahun 1908, Robert Baden Powell menciptakan dan menerbitkan buku “Scouting for Boys”. Judul buku ini diambil dari nama “The Boy Scouts” yang menjadi nama gerakan Pramuka tersebut.
Berjalannya waktu, tepat tahun 1910 Satuan Pramuka juga bisa diikuti oleh anak-anak perempuan. Baden Powell kemudian mendirikan Girls Guldes dan Satuan ini di bawah kepemimpinan Agnes, yaitu adik perempuan Baden Powell.
Pada tahun 1920, Konferensi Kepanduan Dunia Pertama dilaksanakan selama Jambore Kepanduan Dunia Pertama di London, Inggris. Konferensi ini melibatkan 33 Organisasi Kepanduan Nasional.
Lambat laun Satuan Kepramukaan berkembang perlahan-lahan menjadi Progam Kepemudaan. Kemudian tahun 1947, Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia mendapatkan Status Konsultatif Umum terhadap Dewan Ekonomi dan Sosial, yakni PBB (UNESCO).
Setelah melewati perjuangan yang panjang dan naik turun, pada tanggal 14 Agustus 1961 akhirnya Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada seluruh rakyat Indonesia.
Kemudian tanggal 22 Februari dijadikan sebagai Hari Kepanduan Sedunia. Alasan pemilihan tanggal 22 Februari adalah karena bertepatan dengan hari lahirnya Bapak Kepramukaan Dunia, yakni Robert Baden Powell.
Lambang Kepramukaan Sedunia
Toto Sugiarto dkk dalam buku berjudul Sejarah Pramuka Dunia: Seri Ensiklopedi Sejarah Pramuka menjelaskan bahwa Lambang WOSM (World Organization of Scout Movement) atau Organisasi Kepanduan Sedunia merupakan logo atau lambang kepramukaan sedunia yang juga dijadikan sebagai lencana pada pakaian pramuka.
Arti dari lambang WOSM adalah:
Jarum kompas menunjuk ke arah utara (atas): Pengingat agar selalu menjalankan kebenaran serta menjadi pribadi yang bisa dipercaya.
Bunga Lily: Mengiaskan Tiga Janji Pramuka.
Dua bintang: Seorang Pramuka adalah penerangan, menolong kebenaran, dan pengetahuan.
Tali melingkar menjadi bentuk simpul mati: Pramuka menjalin hubungan persaudaraan dan persahabatan.
Warna putih: Melambangkan jiwa seorang Pramuka yang bersih dan suci.
Warna dasar Ungu: Pramuka mempunyai keterampilan kepemimpinan dan suka menolong sesama.
Demikianlah penjelasan tentang sejarah Hari Kepanduan Sedunia yang menarik untuk diketahui. Semoga membantu! (EK)
