Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Pramuka di Indonesia yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Ilustrasi: Sejarah Hari Pramuka di Indonesia. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi: Sejarah Hari Pramuka di Indonesia. Sumber: Pixabay.com

Sejarah Hari Pramuka di Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tanggal ini mulai ditetapkan sejak tahun 1961 ketika peresmian Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana). Bagaimana sejarahnya sehingga tanggal 14 Agustus dijadikan Hari Pramuka Indonesia?

Penjelasannya, simak uraian berikut!

Sejarah Hari Pramuka Indonesia secara Singkat

Foto Hanya Ilustrasi: Sejarah Hari Pramuka di Indonesia. Sumber: Pixabay.com

Ferizal dalam buku berjudul Sejarah Gerakan Pramuka: Dukungan untuk Akreditasi Puskesmas dan Promosi Kesehatan menjelaskan bahwa sejarah Gerakan Pramuka di dunia tidak lepas dari peran seorang tokoh sentral yang menjadi Pelopor Gerakan Kepanduan/Bapak Pramuka Dunia, yaitu Lord Robert Baden Powell.

Hari lahir Baden Powell pada 12 Februari resmi ditetapkan sebagai Hari Pramuka Internasional. Baden Powell mendirikan pembinaan remaja di Inggris dan dari sinilah Pramuka kemudian menggema ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Selanjutnya, pelopor gerakan kepanduan di Indonesia bermula dari berdirinya Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) yang kemudian berubah nama menjadi Nederlands Indische Padvinders.

Pada 1916, dibuatlah organisasi kepanduan di Indonesia oleh Mangkunegara VII tanpa campur tangan dari pihak Belanda. Organisasi tersebut dikenal sebagai Javaansche Padvinders Organisatie (JPO).

JPO adalah organisasi kepanduan pertama yang ada di Indonesia dan menjadi pendorong berdirinya organisasi kepanduan lainnya di Indonesia.

Hadirnya Gerakan Pramuka Indonesia menduduki tempat penting merujuk pada ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960. Selanjutnya, lambang Pramuka Tunas Kelapa disahkan berdasarkan Keppres No. 238 Tahun 1961.

Fakta sejarah mencatat bahwa pada 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia berdasarkan Keppres No. 448 Tahun 1961.

Setelah itu, di Jakarta berlangsung apel besar di depan Presiden Soekarno yang diikuti 10 ribu anggota Gerakan Pramuka dan acara dilanjutkan dengan pawai berkeliling Jakarta.

Pada apel tersebut, Presiden Soekarno menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kerhormatan Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia kepada Ketua Kwartir Nasional, yakni Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dari sinilah kemudian tanggal 14 Agustus diperingati sebagai sejarah Hari Pramuka di Indonesia.

Pada musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Dili, Timor Timur diputuskan bahwa sejak 8 November 1988, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 10/MUNAS/88, Sri Sultan Hamengkubuwono IX ditetapkan sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Demikianlah penjelasan tentang sejarah Hari Pramuka Indonesia yang menarik untuk diketahui. Semoga membantu. (eK)