Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Pramuka Indonesia dari Awal Masuknya ke Tanah Air

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah hari pramuka. Sumber: sasint/pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah hari pramuka. Sumber: sasint/pixabay.com

Hari Pramuka sendiri diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Sejarah Hari Pramuka tersebut tak terlepas dari proses pengenalannya di tahun 1961.

Lutfiasin dalam Sejarah Pembentukan Gerakan Pramuka Dan Pengaruhnya Dalam Dunia Pendidikan Islam menyebutkan bahwa gerakan pramuka yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia dicanangkan sebagai Hari Pramuka Nasional.

Untuk lebih memahami tentang sejarah Hari Pramuka, mari simak ulasannya di sini.

Sejarah Hari Pramuka

Ilustrasi sejarah hari pramuka. Sumber: sasint/pixabay.com

Sejarah Hari Pramuka di Indonesia tak terlepas dari peristiwa masa lalu.

Pramuka pertama kali didirikan oleh Baden Powell yang kini dikenal sebagai Bapak Pramuka Dunia. Ia adalah seorang Letnan Jenderal di Inggris.

Pada 1907, Baden Powell mengadakan perkemahan pramuka yang terletak di Pulau Brownsea, Inggris. Ia kemudian menuliskan kegiatan tersebut dalam buku yang bertajuk Scouting for Boys.

Pada awalnya, pramuka hanya ditujukan untuk laki-laki. Akan tetapi di tahun 1912, berdirilah organisasi pramuka untuk perempuan yang bernama Girl Guides.

Organisasi tersebut didirikan oleh Baden Powell dengan bantuan adiknya, Agnes Powell. Setelah itu, Girl Guides dilanjutkan oleh istri Baden Powell.

Di tahun 1916, Baden Powell mendirikan organisasi pramuka siaga dengan nama CUB dan mendirikan pramuka untuk remaja pada 1918 yang bernama Rover Scout.

Hingga pada 1920, untuk pertama kalinya dimulai pelaksanaan Jambore Internasional yang dilaksanakan di Olympia Hall, London. Pada tahun yang sama, London juga ditetapkan sebagai kantor kesekretariatan pramuka sedunia.

Masuknya Pramuka ke Indonesia

Pramuka mulai masuk di Indonesia pada tahun 1912. Adapun tahapan perkembangan pramuka di Indonesia adalah sebagai berikut.

  • Tahun 1912 berdiri organisasi NPO dan diubah menjadi NIPV pada 1916 oleh Belanda.

  • Munculnya organisasi pramuka yang didirikan oleh para tokoh gerakan nasional, seperti Pandu, JPO, NATIPU, JJP, SIAP, hingga Pavinders Muhammadiyah.

  • Pada 23 Mei 1928, organisasi-organisasi yang didirikan para tokoh gerakan nasional bersatu menjadi Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI).

  • Berdirinya organisasi pramuka KBI setelah eksistensi PAPI menurun.

  • Pada April 1938, PAPI mengembangkan diri menjadi BPPKI atau Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia.

  • Pada 1928-1935, muncul banyak organisasi pramuka baru di Indonesia, seperti PK, PI, POP, hingg KRI.

  • Pada 28 Desember 1945, berdiri organisasi pramuka di Solo, yaitu Pandu Rakyat Indonesia. Setelah itu, muncul banyak organisasi kepramukaan baru, seperti IPINDO.

  • Pada 1953, IPINDO bergabung menjadi anggota Organisasi Kepanduan Sedunia.

  • Pada 1954, berdiri organisasi baru, yaitu POPPINDO dan PKPI yang kemudian bersatu menjadi PERKINDO.

  • Akibat dari banyaknya organisasi yang berdiri, Presiden Soekarno membubarkan seluruh organisasi kepanduan dan menyatukannya menjadi Gerakan Pramuka yang memiliki lambang tunas kelapa.

Penetapan Hari Pramuka Nasional

Setelah seluruh organisasi kepramukaan dibubarkan, Presiden Soekarno meresmikan Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 1961.

Hari itu juga disertai dengan keikutsertaan para anggota pramuka dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Hingga akhirnya, tanggal 14 Agustus mulai diresmikan sebagai Hari Pramuka Nasional.

Demikian informasi mengenai sejarah Hari Pramuka di Indonesia yang dirayakan pada tanggal 14 Agustus setiap tahunnya. [ENF]