Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Tofu Sedunia yang Jatuh Setiap 26 Juli

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah Hari Tofu Sedunia. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah Hari Tofu Sedunia. Sumber: Unsplash

Sejarah Hari Tofu Sedunia menarik untuk diketahui bersama. Negara-negara Asia dapat dikatakan sangat bergantung pada makanan tofu atau sering disebut sebagai kembaran tahu. Tofu merupakan makanan pokok yang terbuat dari bahan dasar kedelai.

Seperti susu, tahu adalah bagian penting dari pola makan sehari-hari. Ini yang menjadikan adanya peringatan Hari Tofu Sedunia. Simak artikel ini untuk mengetahui sejarah Hari Tofu Sedunia.

Apa Itu Tofu?

Ilustrasi sejarah Hari Tofu Sedunia. Sumber: Unsplash

Tofu adalah salah satu makanan khas China dan populer di seluruh dunia. Proses pembuatan tofu sangat mirip dengan keju.

Bedanya, tofu dicampur dengan nigari, yaitu sisa pencampuran air laut saat membuat rasa asin. Nigari sendiri merupakan koagulan yang kaya mineral dan membuat tekstur tofu menjadi padat, keras, dan tidak mudah hancur.

Keberadaan tofu memang sudah dikenal hampir di setiap negara, termasuk di Indonesia. Meski tofu dan tahu sepintas terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan dari teksturnya.

Perbedaan antara tofu dan tahu dalam hal tekstur, yaitu tofu memiliki tekstur yang lebih lembut seperti puding. Sementara, tahu memiliki tekstur yang lebih kasar dan padat serta cenderung lebih sulit untuk hancur.

Keduanya sama-sama terbuat dari kedelai. Hal tersebut menjadikan tofu atau juga tahu banyak disukai para vegan dan vegetarian untuk menjadi menu makanan sehari-hari. Apalagi tofu sudah sangat mendunia dan dapat diolah menjadi berbagai macam menu lezat.

Mengenal Sejarah Hari Tofu Sedunia

Tofu memiliki beberapa nama berbeda dalam bahasa Cina dan Jepang. Pada 1970-an, tofu dikenal sebagai salah satu pengganti daging. Bahan makanan satu ini semakin diterima secara luas, termasuk di negara-negara Barat.

Ini yang membuat banyak buku masak atau resep mulai menggunakan istilah "tofu" sebagai nama resmi. Seiring kepopulerannya, mereka yang lebih memilih pola makan vegetarian ataupun vegan menjadi tergantung pada tahu.

Tofu sendiri diproduksi berbeda di setiap negara. Proses produksi ini juga tercermin dalam metode mengonsumsinya yang dijalankan oleh masing-masing negara tersebut.

Walau sekilas mudah, memproduksi tofu juga membutuhkan metode khusus. Begitu pula dalam pemilihan kedelai terbaik.

Tofu mendapat julukan sebagai makanan alternatif yang bergizi. Sesuai dengan sejarah Hari Tofu Sedunia yang digelar setiap tanggal 26 Juli, perayaan tahunan ini juga menggambarkan bagaimana tofu menjadi salah satu makanan paling serbaguna di dunia.

Tujuan adanya Hari Tofu Sedunia, yaitu untuk memperlihatkan betapa banyak manfaat dari konsumsi tahu, sambil tetap berupaya mengenalkan tofu sebagai salah satu sumber nutrisi penting bagi orang-orang di seluruh dunia. (AML)