Konten dari Pengguna

Sejarah Jalan Buah Batu Bandung yang Masih Terasa hingga Kini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Jalan Buah Batu Bandung. Unsplash/Abdul Ridwan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Jalan Buah Batu Bandung. Unsplash/Abdul Ridwan

Sejarah Jalan Buah Batu Bandung merekam jejak penting perkembangan wilayah selatan kota sejak masa kolonial Hindia Belanda.

Jalan ini menghubungkan pusat kota Bandung dengan kawasan luar kota, sekaligus menjadi saksi transformasi urban dari era perkebunan menjadi pusat permukiman, pendidikan, dan niaga.

Kawasan Buah Batu yang kini ramai dulunya hanya berupa jalur akses perkebunan dan pemukiman pedesaan yang sederhana.

Akar Sejarah Jalan Buah Batu Bandung

Ilustrasi Sejarah Jalan Buah Batu Bandung. Unsplash/Abdul Ridwan

Sejarah Jalan Buah Batu Bandung berawal dari kebutuhan logistik untuk mempercepat distribusi komoditas pertanian seperti teh dan kopi yang banyak dibudidayakan di kawasan pegunungan Bandung.

Pada awal abad ke-20, pemerintah kolonial Belanda membangun jalan ini sebagai jalur transportasi hasil bumi dari perkebunan di sekitar Bandung Selatan menuju pusat kota.

Keberadaan jalan ini juga memudahkan para pegawai kolonial dan tuan tanah Eropa menuju tempat tinggal mereka di luar pusat kota.

Seiring perkembangan zaman, kawasan di sekitar jalan ini mulai berubah fungsi. Pemerintah lokal dan swasta membangun fasilitas pendidikan, kompleks perumahan, dan tempat ibadah yang menjadikan jalan ini semakin vital.

Berdasarkan jurnal jurnal.polban.ac.id, letak Jalan Buah Batu yang cukup strategis memiliki daya tarik tersendiri, hal ini dapat dilihat dari kemudahannya mencapai tempat yang sering dikunjungi.

Nama Buah Batu diyakini berasal dari batu besar yang digunakan sebagai penanda jalan atau batas wilayah pada masa awal pemukiman tumbuh di daerah ini.

Pada masa pasca kemerdekaan, Jalan Buah Batu Bandung mengalami babak baru. Pemerintah Republik Indonesia meningkatkan infrastruktur kawasan ini untuk menunjang pertumbuhan kota Bandung yang terus meluas ke arah selatan.

Jalan ini menjadi salah satu koridor utama yang menghubungkan berbagai area penting seperti Margacinta, Batununggal, hingga ke Tol Buah Batu yang kini menjadi akses langsung dari dan ke luar kota.

Saat ini, kawasan Buah Batu dikenal sebagai pusat hunian, kuliner, dan aktivitas pendidikan. Jalan ini dilalui ribuan kendaraan setiap hari dan terus mengalami modernisasi.

Namun, fungsi historis dan identitas lokalnya tetap melekat dan terasa kuat bagi warga Bandung. Sejarah jalan Buah Batu Bandung memperlihatkan bagaimana sebuah jalur kecil bisa berkembang menjadi poros penting dalam perkembangan kota. (Rahma)

Baca juga: Mitos Gunung Tambora sebagai Gunung yang Menelan Peradaban