Konten dari Pengguna

Sejarah Jalan HZ Tasikmalaya dan Potensi Wisatanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Jalan HZ Tasikmalaya,Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Jalan HZ Tasikmalaya,Pexels/Pixabay

Jalan HZ Mustofa merupakan salah satu jalur utama yang paling dikenal di Kota Tasikmalaya. Sejarah Jalan HZ Mustofa Nama jalan ini diambil dari tokoh pejuang kemerdekaan asal Tasikmalaya, Haji Zainal Mustofa.

Seiring berjalannya waktu, Jalan HZ tak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya di kota ini. Tak hanya sarat nilai sejarah, Jalan HZ juga menyimpan potensi wisata yang luar biasa.

Sejarah Jalan HZ Tasikmalaya

Sejarah Jalan HZ Tasikmalaya,Pexels/Pixabay

Terdapt berbagai hal menarik mengenai Jalan HZ Tasikmalaya. Inilah sejarah Jalan HZ Tasikmalaya dan potensi wisatanya berdasarkan artikel ilmiah berjudul Analisis Penamaan Jalan dan Nilai Historis di Kota Tasikmalaya oleh Indri Apriliani Jatnika,dkk.

Jalan KH Zaenal Mustofa, sering disebut Jalan HZ. Jalan ini dinamai untuk menghormati pahlawan nasional asal Tasikmalaya, KH Zainal Mustofa.

Beliau dikenal sebagai pemimpin gerakan santri yang melawan penjajahan Jepang pada 1944. Akhirnya beliau dan pengikutnya ditangkap dan dihukum mati, kemudian dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Sukamanah pada 1973.

Seiring waktu, Jalan HZ berkembang menjadi pusat aktivitas bisnis kota. Jalan ini terbentang dari Masjid Agung hingga perempatan Pasar Mambo.

Pada 2022-2023, Pemkot Tasikmalaya melakukan revitalisasi signifikan pada pedestrian Jalan HZ. Terjadi pelebaran trotoar hingga 569 m, penambahan jalur sepeda, lampu artistik, tempat duduk berbentuk kelom geulis serta payung raksasa.

Revitalisasi ini menjadikannya estetis dan fungsional, menyerupai nuansa Malioboro di Yogyakarta. Secara historis dan kultural, Jalan HZ Mustofa bukan hanya sekadar jalan arteri, ia adalah monumen hidup perjuangan KH Zainal Mustofa dan juga magnet aktivitas sosial.

Modernisasi rancang ruang publik telah menempatkan jalan ini sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus heritage urban. Potensi wisata yang menonjol antara lain: wisata sejarah, wisata kuliner dan ekonomi kreatif.

Sejarah Jalan HZ Mustofa berpeluang besar menjadi ikon wisata budaya dan sejarah yang membanggakan.

Kegiatan seperti wisata kuliner, belanja produk khas derah, dan menyusuri bangunan bersejarah bisa menjadi pengalaman menarik bagi para pelancong. (Fia)

Baca juga: Sejarah Jalan Hayam Wuruk Jakarta, Miliki Sejarah yang Panjang