Konten dari Pengguna

Sejarah Jalan Setiabudi Bandung yang Jadi Saksi Kisah Masa Lalu

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah jalan setiabudi bandung, foto: unsplash/Claire Leach
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah jalan setiabudi bandung, foto: unsplash/Claire Leach

Sejarah Jalan Setiabudi Bandung mencerminkan penghormatan terhadap perjuangan tokoh-tokoh nasional dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Mengutip dari situs repositori.kemdikbud.go.id, jalan ini dinamai untuk mengenang jasa Dr. Setiabudhi, tokoh pergerakan nasional yang juga pendiri Indische Partij bersama Dr. Cipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara pada tahun 1912 di Bandung.

Nama Setiabudi diresmikan menggantikan sebagian Jalan Lembang sejak 1950, sebagai bentuk penghormatan terhadap pengabdian beliau pada bangsa.

Sejarah Jalan Setiabudi Bandung

Ilustrasi sejarah jalan setiabudi bandung, foto: unsplash/dan carlson

Jalan Setiabudi membentang dari Jalan Raya Lembang hingga Cihampelas, melewati wilayah utara Bandung yang kini dikenal sebagai pusat pendidikan dan destinasi wisata.

Di sepanjang jalur ini berdiri sejumlah institusi ternama seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Pasundan (Unpas), serta Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB), yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar maupun wisatawan.

Tak heran jika Jalan Setiabudi menjadi salah satu ruas paling sibuk di Bandung, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.

Titik-titik kemacetan kerap terjadi, khususnya di sekitar kawasan Gegerkalong hingga Terminal Ledeng, akibat tingginya aktivitas kendaraan yang keluar-masuk area kampus, penginapan, hingga pusat kuliner dan oleh-oleh di sepanjang jalan tersebut.

Sejarah Jalan Setiabudi Bandung juga tak bisa dilepaskan dari konteks dekolonisasi kota.

Setelah kemerdekaan, banyak nama jalan yang sebelumnya menggunakan nama-nama Belanda diganti dengan nama tokoh-tokoh nasional.

Ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan simbol peralihan identitas bangsa, termasuk upaya mengenang peran para pahlawan dalam sejarah Indonesia.

Kini, Jalan Setiabudi bukan hanya jalur lalu lintas, melainkan juga simbol warisan sejarah yang menyatu dengan kehidupan modern Kota Bandung.

Suasana jalan yang dinamis menggambarkan semangat pendidikan dan mobilitas warga kota, sembari tetap menghidupkan nilai-nilai perjuangan masa lalu.

Dengan demikian, sejarah Jalan Setiabudi Bandung menyimpan makna lebih dari sekadar nama jalan. Ia menjadi saksi bisu perkembangan kota dan semangat nasionalisme yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Jejak langkah perjuangan itu kini juga akan terus berdampingan dengan geliat modernitas kota kembang. (Mona)

Baca juga: Sejarah Jalan Inhoftank Bandung, Jalan dengan Sejarah yang Unik