Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Sejarah Kota Lubuklinggau dan Kondisi Geografisnya
3 April 2025 20:48 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Kota Lubuklinggau merupakan salah satu wilayah strategis di Sumatera Selatan yang berkembang pesat. sejarah kota Lubuklinggau erat kaitannya dengan kerajaan Pasemah serta peran pentingnya sebagai jalur perdagangan sejak masa kolonial.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Batik Durian Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana, (2023:2), meski tergolong baru, kota Lubuklinggau bertumbuh dengan cepat dan maju, tidak hanya populer berkat sumber daya alamnya, tapi juga masyarakatnya yang bangga akan daerah asal.
Sekilas Sejarah Kota Lubuklinggau
Tidak hanya memiliki sejarah yang menarik, Lubuklinggau juga memiliki kondisi geografis yang mendukung perkembangan wilayahnya. Berikut adalah sekilas pembahasan mengenai sejarah kota Lubuklinggau dan keadaan geografis kota tersebut:
Sejarah Kota Lubuklinggau
Sejarah kota Lubuklinggau bermula dari pengaruh kerajaan Pasemah yang menguasai wilayah ini pada masa lampau. Awalnya, Lubuklinggau termasuk dalam wilayah kabupaten musi rawas sebelum berstatus kota administratif pada tahun 1981.
Selain itu pada tahun 2001, Lubuklinggau resmi menjadi kota otonom berdasarkan UU nomor 7 tahun 2001.
ADVERTISEMENT
Letak Geografis Kota Lubuklinggau
Lubuklinggau terletak di bagian barat provinsi Sumatera Selatan. Kota ini berbatasan langsung dengan kabupaten Musi rawas di utara, timur, dan selatan, serta berbatasan dengan provinsi Bengkulu di sebelah barat.
Lokasi strategis ini menjadikan Lubuklinggau sebagai pintu gerbang perdagangan antara Sumatera Selatan dan wilayah barat Sumatera.
Topografi Wilayah yang Bervariasi
Wilayah kota Lubuklinggau memiliki topografi yang bervariasi, terdiri dari dataran, perbukitan, dan lembah. Ketinggian rata-rata wilayah ini berkisar antara 100 hingga 300 meter di atas permukaan laut.
Variasi topografi ini mendukung potensi pertanian, pemukiman, dan pengembangan pariwisata alam.
Iklim dan Curah Hujan
Lubuklinggau beriklim tropis dengan suhu rata-rata tahunan sekitar 26–28 derajat celcius. Curah hujan cukup tinggi, terutama pada bulan oktober hingga april.
Iklim yang stabil mendukung sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Sungai dan Sumber Daya Alam
Beberapa sungai besar mengalir di wilayah Lubuklinggau, seperti sungai Musi dan anak-anak sungainya.
Keberadaan sungai ini penting sebagai sumber air, irigasi, dan transportasi masyarakat. Selain itu, tanah yang subur dan kekayaan alam lain menjadi daya dukung bagi perkembangan sektor agraris di kota ini.
Sejarah kota Lubuklinggau dan kondisi geografisnya yang lengkap menjadi pondasi utama dalam pembangunan dan perkembangan wilayah ini dari masa ke masa.
Hal ini penting untuk diketahui sebagai acuan apabila ingin mengunjungi atau bahkan menetap di daerah Lubuklinggau. (NOV)