Sejarah Kue Semprit, Kue Kering Lebaran yang Populer

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dari banyaknya pilihan kue saat Lebaran, kue semprit menjadi salah satu yang digemari oleh banyak orang. Sejarah kue semprit erat kaitannya dengan kue-kue kering khas Eropa.
Kue semprit menyerupai bunga dengan bagian tengah yang dihiasi selai. Teksturnya renyah, manis, dan sedikit gurih membuat siapa saja menyukainya.
Sejarah Kue Semprit yang Lezat dan Cantik
Sejarah kue semprit berawal dari tanpa kesengajaan dari sang koki. Awalnya, sang koki ingin membuat kue ulang tahun. Sebelum memanggang adonan kuenya, ia mencoba sedikit adonan untuk dipanggang, dan ternyata hasilnya tercipta kue kering yang renyah dan juga tahan lama.
Di Indonesia kuenya dikenal dengan nama kue semprit. Dikutip dari Buku Pastry Bakery, Chef Alif, (hal. 28), kue adalah kudapan atau makanan ringan yang manis dan gurih.
Sedangkan di luar negeri tepatnya di Jerman, kue semprit bersama kue spritz. Baik di Indonesia maupun di Jerman, penamaan semprit ini terinspirasi dari pembuatan kue yang disemprotkan menggunakan alat bernama spuit.
Seiring berkembanganya waktu, kue semprit di Indonesia mengalami banyak inovasi, baik dari segi rasa, bahan, maupun bentuk. Beberapa kue semprit yang biasa dijumpai, yaitu kue semprit klasik, kue semprit coklat, dan kue semprit keju.
Resep Kue Semprit
Bagi yang ingin membuat kue semprit di rumah, inilah bahan-bahan dan cara membuatnya yang bisa dipraktekkan.
Bahan
Siapkan bahan-bahan berikut ini.
300 gram tepung larut
100 gram margarin
50 gram butter
1 butir kuning telur
120 gram gula halus
100 gram keju cheddar parut
65 ml santan
Cara Membuat
Ikuti langkah pembuatan kue semprit berikut ini.
Sangrai tepung larut bersama dengan api sedang, angkat lalu biarkan dingin.
Panggang keju di oven sekitar 10 menit sampai keju setengah kering.
Campurkan margarin, butter, dan gula halus, kocok dengan mixer berkecepatan rendah selama 3 menit.
Masukkan kuning telur dan santan, kocok sampai tercampur rata.
Masukkan keju ke dalam adonan, lalu aduk rata dengan spatula.
Masukkan tepung latur ke adonan, aduk rata.
Masukkan adonan ke dalam piping bag yang sudah dipasangi spuit.
Semprotkan adonan di atas loyang, lalu lakukan sampai habis.
Panggang kue selama sekitar 40 menit, angkat dan biarkan kue dingin.
Sejarah kue semprit begitu menarik, dan telah menjadi bagian dari budaya kuliner di Indonesia. Kue menjadi favorit setiap Lebaran, karena rasanya lezat. (NOV)
Baca juga: Sejarah Klepon, Kue Tradisional Indonesia
