Konten dari Pengguna

Sejarah, Latar Belakang Perang Batak, serta Kronologinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi latar belakang perang batak. Sumber: Edwin Petrus/unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi latar belakang perang batak. Sumber: Edwin Petrus/unsplash.com

Perang Batak adalah peperangan antara masyarakat Batak melawan Belanda yang terletak di Batak, Sumatra. Adapun latar belakang Perang Batak diawali dengan kedatangan Belanda di wilayah Batak.

Natalia dan Aditya dalam Dampak Perang Batak pada Tahun 1878-1907 Terhadap Penyebaran Agama Kristen di Sumatera Utara menyebutkan bahwa salah satu latar belakang Perang Batak adalah penyebaran agama Kristen.

Untuk mengetahui lebih dalam seputar sejarah dan latar belakang Perang Batak, baca artikel ini sampai habis.

Latar Belakang Perang Batak

Ilustrasi latar belakang perang batak. Sumber: masbebet/pixabay.com

Perang Batak dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Adapun beberapa latar belakang Perang Batak antara lain:

  1. Banyak Raja Batak yang menganut agama Batak Kuno (Parmalim) merasa keberatan dengan adanya penyebaran agama Kristen di wilayah Tapanuli.

  2. Belanda menunggangi suatu organisasi yang bertugas untuk menyebarkan agama Kristem demi kepentingan politik.

  3. Kesengajaan pihak Belanda untuk memicu konflik dengan Kerajaan Batak dengan dalih untuk melindungi kepentingan misionaris.

  4. Raja Sisingamangaraja XII menolak penyebaran agama Kristen di wilayah Batak.

  5. Politik dagang di Batak yang menyebabkan masyarakat mengalami kerugian.

  6. Kebijakan Belanda yang membuat penjajah memperoleh keuntungan di wilayah jajahan.

Sejarah dan Kronologi Perang Batak

Berikut adalah kronologi sejarah Perang Batak yang terjadi pada masa penjajahan Belanda.

1. Kedatangan Belanda di Sumatra

Awal mula Perang Batak adalah kedatangan tentara Belanda ke wilayah Sumatra atas dasar Perjanjian Belanda-Inggris tahun 1824. Dalam perjanjian tersebut, dinyatakan bahwa Inggris menyerahkan wilayah kekuasaannya yang terletak di Sumatra kepada Belanda.

Hal itu justru membuat Belanda melakukan monopoli di Sumatra. Bahkan, penobatan Raja Sisingamangaraja XII bersamaan dengan diawalinya open door policy oleh pihak Belanda.

Adapun tujuan politik tersebut adalah untuk mengamankan modal asing yang tengah beroperasi di Hindia Belanda.

2. Masa Konflik Agama di Batak

Setelah kedatangan Belanda di Batak, akhirnya agama Kristen berkembang karena dibawa oleh Belanda. Hal inilah yang memicu konflik di Batak.

Konflik tersebut disebabkan adanya penolakan dari Raja Sisingamangaraja XII untuk menyebarkan agama Kristen. Karena masyarakat setempat saat itu masih teguh dengan agama asli Batak, yaitu Parmalim.

Kondisi ini juga membuat masyarakat Batak merasa resah karena misionaris agama Kristen dekat dengan pemerintah Belanda.

Akhirnya, Raja Sisingamangaraja XII mulai melakukan pengusiran kepada para misionaris. Tidak terima dengan keputusan tersebut, para misionaris dengan dibantu pemerintah Belanda pun mulai melakukan perlawanan pada 1877.

Perlawanan tersebut terus berlanjut dan semakin memanas karena tidak terdapat pihak yang ingin mengalah. Sampai akhirnya, Raja Sisingamangaraja XII mengumumkan perang pada 16 Februari 1878.

Demikian informasi mengenai latar belakang Perang Batak beserta sejarah dan kronologinya. [ENF]