Sejarah Organisasi Pergerakan Nasional di Indonesia Tahun 1908

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah organisasi pergerakan nasional di Indonesia bermula pada tahun 1908. Tanda sejarah tersebut adalah berdirinya organisasi pergerakan nasional pertama di Indonesia yang bernama Budi Utomo.
Budi Utomo berdiri atas ide dari dr. Wahidin Sudirohusodo. Setelah Budi Utomo berdiri, organisasi pergerakan nasional yang lain pun bermunculan di Indonesia.
Sejarah Organisasi Pergerakan Nasional
Sejarah organisasi pergerakan nasional merupakan salah satu bukti keinginan rakyat Indonesia untuk bebas dari penjajahan Belanda. Tanda sejarah yang menjadi awal kiprah organisasi pergerakan nasional di Indonesia adalah berdirinya Budi Utomo.
Mengutip dari buku Super Complete SD/MI 4, 5, 6, Tim Guru Inspiratif (2018: 353), Budi Utomo didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh para mahasiswa STOVIA di Batavia dengan Sutomo sebagai ketuanya.
Organisasi tersebut terbentuk atas ide dari dr. Wahidin Sudirohusodo. Guna mengetahui sejarah pergerakan nasional secara jelas, berikut adalah pemaparan mengenai latar belakang dan macam-macam organisasi pergerakan nasional di Indonesia.
A. Latar Belakang
Setiap tindakan atau pergerakan yang terjadi dalam kehidupan sosial manusia selalu mempunyai latar belakang sendiri. Demikian pula dengan kemunculan organisasi pergerakan nasional di Indonesia.
Latar belakang munculnya pergerakan nasional di Indonesia meliputi dua faktor, yakni eksternal dan internal. Mengutip dari buku Sejarah untuk Kelas XI SMA, Supriatna (2008: 163 – 166), berikut penjelasan tentang faktor eksternal dan internal pergerakan nasional.
1) Faktor Eksternal
Faktor eksternal memengaruhi lahir, tumbuh, serta berkembangnya keragaman ideologi pergerakan nasional di Indonesia. Beberapa faktor tersebut, antara lain:
Tumbuhnya fase anti-imperialisme;
Lahirnya paham-paham baru, seperti demokrasi, liberalisme, sosialisme, dan komunisme;
Konflik ideologi dunia antara kapitalisme atau imperialisme; serta
Lahirnya nasionalisme di Asia dan negara-negara jajahan lainnya di seluruh dunia.
2) Faktor Internal
Faktor internal yang melatarbelakangi pergerakan nasional, antara lain:
Sistem penjajahan Belanda yang eksploitatif terhadap sumber daya alam dan manusia.
Kenangan tentang kejayaan masa lalu. Rakyat Indonesia pada umumnya menyadari pernah memiliki negara kekuasaan yang jaya dan berdaulat di masa lalu, misalnya Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.
Kelompok terpelajar Indonesia mendapat pendidikan Barat dan Islam dari luar negeri.
B. Macam-Macam Organisasi Pergerakan Nasional
Sekumpulan latar belakang tersebut kemudian membawa Indonesia mempunyai organisasi pergerakan nasional. Beberapa contoh organisasi pergerakan nasional yang pernah ada di masa sebelum kemerdekaan Indonesia, yaitu:
Budi Utomo;
Sarekat Islam;
Indische Partij;
Perhimpunan Indonesia; dan sebagainya.
Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa sejarah organisasi pergerakan nasional di Indonesia mempunyai kisah yang panjang. Hal itu dapat terjadi karena ada banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya pergerakan nasional. (AA)
