Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.1
Konten dari Pengguna
Sejarah Peristiwa Sumpah Pemuda, Pentingnya Peran Pemuda dalam Perjuangan Bangsa
28 Februari 2025 11:55 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Sejarah peristiwa Sumpah Pemuda merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.
ADVERTISEMENT
Peristiwa ini menjadi tonggak persatuan bagi para pemuda dari berbagai daerah yang berikrar untuk bersatu dalam satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.
Mengutip situs museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id, Sumpah Pemuda merupakan ikrar kebangsaan yang dirumuskan melalui sebuah putusan Kongres Pemuda Kedua di Jakarta pada 2728 Oktober 1928.
Sejarah Peristiwa Sumpah Pemuda
Pada awal abad ke20, Indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Rakyat Nusantara tersebar dalam berbagai kerajaan dan wilayah dengan latar belakang suku, bahasa, dan budaya yang berbeda.
Rasa nasionalisme mulai tumbuh setelah munculnya organisasi pergerakan nasional, seperti:
ADVERTISEMENT
Seiring waktu, pemuda dari berbagai daerah mulai sadar bahwa perjuangan melawan penjajah harus dilakukan dengan persatuan, bukan secara terpisah-pisah berdasarkan daerah atau suku.
Pada 30 April – 2 Mei 1926, diadakan Kongres Pemuda I di Jakarta. Kongres ini bertujuan untuk memperkuat rasa persatuan antar pemuda dari berbagai organisasi.
Meskipun belum menghasilkan keputusan besar, kongres ini menjadi awal penyatuan visi perjuangan nasional.
Kongres Pemuda II diadakan pada 27 – 28 Oktober 1928 di Jakarta. Kongres ini diprakarsai oleh Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) dan dihadiri oleh berbagai organisasi pemuda, seperti:
ADVERTISEMENT
Pada malam 28 Oktober 1928, hasil kongres melahirkan Sumpah Pemuda, yang isinya:
Pada saat itu juga, lagu "Indonesia Raya" karya Wage Rudolf Supratman pertama kali dimainkan dengan biola sebagai lagu kebangsaan.
Dampak Sumpah Pemuda
Peristiwa Sumpah Pemuda menjadi landasan penting bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beberapa dampak pentingnya adalah:
ADVERTISEMENT
Peristiwa ini mengajarkan bahwa persatuan adalah kunci utama dalam mencapai kemerdekaan dan mempertahankan negara. Semangat Sumpah Pemuda terus dikenang hingga sekarang sebagai simbol perjuangan pemuda Indonesia.
Sejarah peristiwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar catatan masa lalu, tetapi juga inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus menjaga semangat persatuan dan nasionalisme. (Fikah)