Sejarah Pulau Panggang Berdasarkan 4 Masa

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang masih asing dengan sejarah Pulau Panggang. Padahal, pulau ini menjadi destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dikutip dari situs pulauseribu.jakarta.go.id, kelurahan Pulau Panggang terdiri atas 14 pulau, 2 dikhususkan untuk pemukiman, 6 dijadikan tempat peristirahatan.
Sementara itu, sisanya untuk memenuhi keperluan lainnya, seperti TPU, perkantoran, PHU, PHKA, dan marcusuar. Keindahan alamnya memang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama pantainya yang dilengkapi dengan pasir putih dan air kebiruan alaminya.
Sejarah Pulau Panggang
Bagi yang belum tahu, Pulau Panggang merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Sejarah Pulau Panggang sendiri telah dimulai sejak masa pra sejarah, ulasannya yakni sebagai berikut:
1. Masa Prasejarah
Sejak masa pra sejarah, Pulau Panggah telah dihuni oleh manusia. Bukti-buktinya akan dibahas di bawah ini:
Ditemukan artefak dan situs purbakala
Masyarakat awal Pulau Panggang hidup dari kegiatan perikanan dan pertanian
2. Masa Kolonial Belanda (1602-1942)
Tidak kalah bersejarahnya, pada masa penjajahan Belanda, pulau ini bahkan dijadikan sebagai pusat perdagangan. Ulasan lebih lanjutnya dijelaskan dalam poin-poin berikut:
Pada abad ke-17, Belanda membangun pos pengawasan dan stasiun karantina di Pulau Panggang.
Pulau Panggang menjadi pusat perdagangan dan pengiriman barang ke Batavia (sekarang Jakarta)
Dibangun berbagai infrastruktur penunjang, seperti jalan, jembatan, dan bangunan-bangunan tua
3. Masa Perang Dunia II (1942-1945)
Setelah Belanda ditaklukkan oleh Jepang, Pulau Panggah masih dijadikan sebagai tempat penting, yakni digunakan sebagai basis militer dan pusat pertahanan.
4. Masa Kemerdekaan Indonesia (1945-sekarang)
Keberadaan Pulau Panggang semakin diakui setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945. Pulau tersebut bahkan dimasukkan menjadi bagian dari Kepulauan Seribu. Penjelasan selengkapnya ada di bawah ini:
Pada tahun 1970-an, pemerintah Indonesia membangun fasilitas pariwisata dan konservasi lingkungan
Saat ini, Pulau Panggang menjadi tujuan wisata populer dengan pantai-pantai indah dan kegiatan snorkeling
Demikianlah ulasan mengenai sejarah Pulau Panggang berdasarkan 4 masa yang memang menarik untuk diulik.
Baca juga: Sejarah Pulau Cipir di Kepulauan Seribu yang Belum Banyak Diketahui
