Konten dari Pengguna

Sejarah Pura Aditya Jaya Warisan Spiritual dan Budaya Bali yang Memikat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Pura Aditya Jaya. Pexels/Agung Pandit Wiguna
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Pura Aditya Jaya. Pexels/Agung Pandit Wiguna

Sejarah Pura Aditya Jaya adalah latar belakang penting dari pura Hindu yang letaknya di Jakarta. Pura ini merupakan simbol eksistensi budaya dan spiritualitas Bali di luar Pulau Dewata.

Dikutip dari desadalung.badungkab.go.id, Pura Adhitya Jaya Rawamangun ini berlokasi di Jalan Daksinapati Raya, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Pura ini telah berdiri kokoh sebagai simbol keteguhan umat Hindu di tengah ibu kota Jakarta.

Sejarah Pura Aditya Jaya Rawamangun

Ilustrasi Sejarah Pura Aditya Jaya. Pexels/Alesia Kozik

Pendirian Pura Aditya Jaya berawal pada tahun 1970, saat umat Hindu Bali yang berada di Jakarta merasa perlu adanya tempat ibadah yang representatif seperti di Bali.

Pura ini dibangun dengan semangat gotong royong dan mulai dan diresmikan pada tahun 1975. Sejak saat itu, pura ini menjadi pusat spiritual yang melayani ribuan umat Hindu di ibu kota dan sekitarnya.

Arsitektur dan bangunan pura ini memiliki kemiripan dengan pura di Pulau Bali pada umumnya. Nuansa Bali di pura ini terasa begitu kuat, dan membawa atmosfer spiritual khas seperti yang dirasakan di pura-pura Bali.

Memasuki bagian dalam pura, terdapat Padmasana agung yang menjadi pelinggih utama dan dikelilingi oleh sebuah kolam. Di dalam bagian mandala pura, terdapat arca Dewi Saraswati sebagai Dewi Kebijaksanaan dan Ilmu Pengetahuan.

Arca Dewi Saraswati dalam pura ini memancarkan aura kesucian. Hal ini mengingatkan umat Hindu betapa pentingnya ilmu dalam kehidupan manusia. Umat hindu biasanya mendatangi Pura Aditya Jaya Rawamangun untuk melaksanakan ritual pada hari-hari besar agama Hindu.

Fungsi utama Pura Aditya Jaya Rawamangun adalah sebagai tempat upacara keagamaan umat Hindu. Diantaranya seperti Hari Raya Galungan, Kuningan, Nyepi, Saraswati, dan Piodalan.

Selain itu, Pura Aditya Jaya Rawamangun ini juga menjadi pusat pelestarian budaya Bali seperti tarian tradisional, gamelan, dan bahasa Bali. Masyarakat sekitar juga dapat berkunjung ke Pura ini untuk menikmati keindahan arsitektur bangunan khas Bali.

Melalui eksistensinya hari ini, sejarah Pura Aditya Jaya yang menarik telah membuktikan bahwa warisan spiritual dan budaya Bali bisa tumbuh subur dimana saja. Bahkan, di tengah keramaian kehidupan ibu kota. (Win)

Baca Juga: Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia sebelum Mengenal Tulisan