Konten dari Pengguna

Sejarah Revolusi Industri di Inggris dan Faktor-Faktor Pemicunya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Sejarah Revolusi Industri di Inggris. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Sejarah Revolusi Industri di Inggris. Sumber: Pixabay.com

Sejarah revolusi industri di Inggris terjadi sekitar tahun 1760-1840. Pengertian revolusi industri, yakni transformasi besar dalam manufaktur yang mengubah sistem produksi cara tradisional dari penggunaan tenaga hewan atau manusia menjadi tenaga mesin.

Untuk mengetahui sejarah dan faktor-faktor pemicunya, simak di sini!

Sejarah Revolusi Industri di Inggris

Ilustrasi: Sejarah Revolusi Industri di Inggris. Sumber: Pixabay.com

Anis Septianingrum, M. Pd. dalam buku berjudul Revolusi Industri: Sebab dan Dampaknya menjelaskan bahwa perubahan sosial besar di Eropa abad ke-18 diawali dengan revolusi industri di Inggris.

Inggris mengawali perubahan dalam berbagai bidang yang akhirnya membawa Inggris lepas dari dominasi Kekaisaran Romawi Suci dan paus. Inggris terus menggiatkan penelitian dan perkembangan ilmu pengetahuan ilmiah.

Kemudian banyak peralatan dan teknologi baru yang berhasil ditemukan. Hal ini membuat Inggris semakin bersinar dengan kegiatan perdagangan yang mengusung industrialisasi.

Selanjutnya, pada abad ke-19, revolusi industri mulai menyebar ke beberapa negara di Benua Eropa dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Faktor-Faktor Pemicu Revolusi Industri di Inggris

Mutiarawati Fajariah dan Djoko Suryo dalam Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah UNY berjudul Sejarah Revolusi Industri di Inggris Pada Tahun 1760-1830 menjelaskan bahwa faktor-faktor pemicu revolusi industri di Inggris adalah:

  1. Keamanan dalam negara Inggris sekitar abad ke-18 yang bisa menjamin semua segi kehidupan masyarakat Inggris kala itu. Dalam sistem ekonomi, masyarakat Inggris bisa menghadapi perkembangan teknologi dengan tenang tanpa rasa takut dan tetap menjalankan roda perekonomian mereka.

  2. Aktivitas kewirausahaan serta manufaktur masyarakat Eropa yang sebelum adanya revolusi Industri mereka hidup menggunakan sistem perdagangan yang masih memakai sistem barter.

  3. Para pekerja manufaktur tidak bekerja lagi di rumah melainkan mereka bekerja di lokasi khusus yang disediakan oleh penguasa sebagai lokasi produksi.

  4. Inggris mempunyai kekayaan alam, seperti biji besi dan batu bara. Hal ini membuat Inggris mampu mengembangkan keinginan sebagai orang yang tekun dan rajin dalam kegiatan produksi.

  5. Inggris mempunyai banyak kawasan jajahan.

  6. Terjadi revolusi Agraria yang mengakibatkan kondisi warga Inggris dilanda gejolak. Hal ini membuat fungsi tanah berubah menjadi lahan peternakan akibat turunnya harga gandum.

Demikianlah sejarah revolusi industri di Inggris dan faktor-faktor pemicunya yang perlu diketahui. (eK)