Konten dari Pengguna

Sejarah Stasiun Radio Malabar dari Era Kolonial hingga Kini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Stasiun Radio Malabar,Pexels/Anthony 🙂
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Stasiun Radio Malabar,Pexels/Anthony 🙂

Sejarah Stasiun Radio Malabar di Bandung merupakan salah satu bukti pencapaian teknologi komunikasi paling monumental yang pernah dibangun di Indonesia. Kisahnya menyimpan pelajaran tentang bagaimana teknologi dapat menghubungkan bangsa.

Meskipun kini telah berubah fungsi, Stasiun Radio Malabar tetap menjadi simbol penting dari kemajuan teknologi komunikasi di masa lalu. Seiring berkembangnya teknologi modern, tempat ini menjadi lokasi wisata edukatif dan kajian sejarah telekomunikasi.

Sejarah Stasiun Radio Malabar

Sejarah Stasiun Radio Malabar,Pexels/Pixabay

Terdapat berbagai hal menarik dalam sejarah Stasiun Radio Malabar. Mengutip artikel ilmiah Radio Malabar Dunia Radio Tersembunyi di Lembah Pegunungan Malabar, Bandung, 1916-1946 oleh Adiyba Humaira Sakinah, dkk., berikut adalah sejarah Stasiun Radio Malabar dari era kolonial hingga saat ini.

Stasiun Radio Malabar terletak di kaki Gunung Malabar dekat Bandung. Stasiun radio ini menjadi salah satu pencapaian teknologi komunikasi paling impor­tant pada awal abad ke-20 di Hindia Belanda.

Stasiun ini diresmikan secara resmi oleh Gubernur Jenderal de Fock pada 5 Mei 1923 sebagai pemancar jarak jauh. Stasiun Radio Malabar dirancang menggunakan teknologi arc transmitter berdaya besar.

Stasiun ini digunakan untuk menyambungkan Hindia Belanda dengan Belanda melalui gelombang sangat panjang (VLF). Pembangunan ini menunjukkan ambisi pemerintah kolonial untuk mengembangkan infrastruktur komunikasi modern di wilayah jajahan.

Masa awal Stasiun Malabar tak hanya simbol kemajuan teknologi, tetapi juga pusat kegiatan radio penting, terutama bagi komunikasi militer dan sipil. Meskipun tidak untuk siaran publik komersial, stasiun ini menjadi cikal bakal teknologi amatir radio di Indonesia.

Pada 11 Maret 1927, percobaan komunikasi jarak jauh dilakukan menggunakan gelombang pendek antara Eindhoven dan Malabar. Percobaan ini membuka babak baru dalam komunikasi antar benua.

Sepanjang masa kolonial hingga kini, bangunan dan teknik yang digunakan di Stasiun Radio Malabar mengalami transformasi. Dari arc transmitter, stasiun ini memperbarui ke tabung hampa (vacuum tube) untuk menjaga relevansi teknologinya.

Meski kini fungsi utamanya beralih dari komunikasi antar benua ke edukasi dan pelestarian sejarah, peninggalan gedung masih tersisa. Tanah Malabar saat ini menjadi lokasi wisata perkebunan teh dan kajian sejarah teknologi dengan fasilitas edukatif.

Sejarah Stasiun Radio Malabar merupakan kebanggaan teknologi kolonial dan bukti kemajuan komunikasi awal di nusantara. Jejaknya kini dipelihara sebagai situs edukasi dan sejarah. (Fia)

Baca juga: Sejarah Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat