Siapa yang Menggaji Presiden Indonesia? Ini Fakta Menariknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Presiden adalah salah satu pejabat negara yang gajinya sering menjadi perbincangan banyak orang baik dari besarannya maupun asal-usulnya. Lantas, siapa yang menggaji Presiden Indonesia? Jawabannya adalah rakyat, sumbernya dari pajak.
Indonesia merupakan negara yang menganut sistem presidensial, sehingga presiden punya dua jabatan sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Tidak heran jika dibalik tanggung jawabnya yang besar banyak orang penasaran dengan asal usul gajinya.
Dikutip dari buku Catatan Hitam Lima Presiden Indonesia karya Ishak Rafick, di bawah ini ada penjelasan lengkap terkait gaji presiden Indonesia.
Siapa yang Menggaji Presiden Indonesia?
Gaji presiden diatur oleh dua aturan di Indonesia yaitu UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden, Wapres. Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tinggi Negara.
Besaran gaji presiden yang ditetapkan adalah 6 kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain wapres maupun presiden. Gaji tersebut diperoleh dari setiap pajak yang dibayar oleh masyarakat, bukan hanya pajak tanah atau bangunan saja.
Pajak tersebut berkaitan dengan berbagai hal yang dikonsumsi masyarakat konsumsi, hibah, jual, beli, warisan, hadiah, dan semacamnya. Semua hal yang menyebabkan perpindahan barang, uang, benda, memiliki pajak tersendiri yang harus dibayar.
Namun masyarakat tidak menyadari hal tersebut, kebanyakan hanya akan membayar saja tanpa tahu akan dialirkan kemana. Padahal dari pajak tersebut digunakan untuk menggaji presiden dan wakil presiden.
Sebenarnya presiden bukan hanya mendapatkan gaji pokok yang berasal dari pajak saja. Presiden juga mendapatkan tunjangan jabatan yang besarannya sesuai aturan Keppres No. 68 tahun 2001.
Tunjangan tersebut mencapai 32 jutaan rupiah per bulan, bahkan banyak kebutuhan presiden yang ditanggung negara. Kebutuhan tersebut meliputi biaya rumah tangga, kesehatan seluruh keluarga presiden.
Sekilas memang terlihat sangat menguntungkan di pihak presiden, tetapi tanggung jawab yang harus dilaksanakan tidak boleh diremehkan. Presiden punya tanggung jawab besar dalam pemerintahan Indonesia yang belum tentu semua orang bisa melakukannya.
Siapa yang menggaji Presiden Indonesia? Dapat disimpulkan bahwa presiden digaji dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. Sayangnya masyarakat Indonesia tidak menyadari bahwa segala sesuatu yang dibeli maupun dijual dikenakan pajak. (DSI)
