Konten dari Pengguna

Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam yang Diterapkan Hingga Saat Ini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam. Sumber: Pexels.com/Monstera Production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam. Sumber: Pexels.com/Monstera Production

Mataram Islam merupakan salah satu kerajaan yang pernah berjaya di Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa. Sistem pemerintahan Kerajaan Mataram Islam adalah Dewa-Raja.

Sistem pemerintahan Dewa-Raja memiliki arti bahwa pusat kekuasaan tertinggi ada pada raja. Kerajaan yang terletak di wilayah Jawa Tengah itu mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Agung Senopati ing Alogo Ngabdurrachman.

Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam

Ilustrasi Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam. Sumber: Pexels.com/Mary Taylor

Sebelum merdeka dan menjadi negara kesatuan yang utuh, Indonesia pernah mengalami masa kerajaan. Pada masa tersebut, setiap wilayah Indonesia mempunyai kerajaan tersendiri yang salah satunya bernama Kerajaan Mataram Islam.

Kerajaan Mataram Islam diperkirakan berdiri sekitar tahun 1586. Mengutip dari buku IPS Terpadu 1B, Pujiastuti, dkk. (2007: 100), kerajaan ini bermula dari sebuah daerah kadipaten yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajang.

Mataram Islam terletak di wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan pusatnya ada di Kota Gede, Yogyakarta. Setiap kerajaan tentu mempunyai sistem pemerintahan untuk menjalankan aktivitasnya, begitu pula dengan Mataram Islam.

Sistem pemerintahan Kerajaan Mataram Islam adalah Dewa-Raja. Mengutip dari buku Huru-hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa, Abdullah (2020: 186), arti sistem tersebut adalah pusat kekuasaan tertinggi dan mutlak ada pada diri raja.

Layaknya pemilik kekuasaan tertinggi atau pemimpin, setiap raja mengemban tanggung jawab untuk memimpin kerajaan. Nama raja pertama Kerajaan Mataram Islam adalah Sutawijaya dengan gelar Panembahan Senopati ing Alogo Sayidin.

Masa Kejayaan Kerajaan Mataram Islam

Ilustrasi Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Islam. Sumber: Pexels.com/Mary Taylor

Mataram Islam sebagai kerajaan di Pulau Jawa pernah mengalami masa kejayaan. Masa kejayaan itu mencapai puncak pada masa Sultan Agung Senopati ing Alogo Ngabdurrachman.

Kembali mengutip dari buku yang sama, Pujiastuti, dkk. (2007: 100), pada masa itu, wilayah kekuasaan meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jawa Barat. Sultan Agung bahkan pernah dua kali menyerang VOC di Batavia, yakni tahun 1628 – 1629.

Sultan Agung melakukan penyerangan terhadap VOC dengan mengirimkan pasukannya ke Batavia. Pasukan tersebut dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso.

Baca juga: Bentuk Perlawanan Sultan Agung Hanyakrakusuma kepada VOC

Kini, jelas bahwa sistem pemerintahan Kerajaan Mataram Islam adalah Dewa-Raja. Arti sistem kerajaan tersebut, yaitu raja atau sultan mutlak memegang kekuasaan tertinggi. (AA)