Temuan Peninggalan Belanda yang Menjadi Bukti Sejarah

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sejarah panjang interaksi dengan Belanda, terutama selama masa penjajahan. Selama periode tersebut, banyak ditemukan temuan peninggalan Belanda yang menjadi bukti sejarah.
Mengutip buku Sejarah Indonesia dan Dunia, (46), awal mula kedatangan Belanda di Indonesia dipimpin oleh Cornelis De Houtman pada tahun 1596. Karena sikapnya yang angkuh, kedatangan Belanda ke Indonesia ditolak oleh penduduk Banten.
Pada tahun 1599, Belanda kembali mendatangi Indonesia di bawah pimpinan Jacob Van Neck dan Wybrecht Van Waerwyc. Kedatangannya disambut baik oleh penduduk Maluku dan munculah keinginan menguasai Indonesia.
Temuan Peninggalan Belanda
Berikut adalah beberapa temuan peninggalan Belanda yang menjadi bukti sejarah.
1. Kota Tua Jakarta
Kota Tua merupakan kawasan bersejarah di Jakarta yang mencakup bangunan-bangunan peninggalan Belanda, seperti Museum Fatahillah, Toko Merah, dan Gereja Sion. Kawasan ini dulunya adalah pusat pemerintahan dan perdagangan VOC.
2. Benteng Vredeburg, Yogyakarta
Dibangun pada tahun 1765, benteng ini digunakan Belanda untuk mengawasi keraton Yogyakarta dan menjaga kekuasaan kolonial. Kini, benteng ini berfungsi sebagai museum.
3. Jembatan Kota Intan, Jakarta
Jembatan yang dibangun pada abad ke-17 ini merupakan jembatan gantung tertua di Indonesia. Jembatan ini menghubungkan kawasan perdagangan di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa.
4. Stasiun Kereta Api Lawang Sewu, Semarang
Bangunan ini adalah kantor pusat perusahaan kereta api Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), yang dibangun pada awal abad ke-20. Namanya "Lawang Sewu" berasal dari banyaknya pintu dan jendela di bangunan ini.
5. Istana Bogor
Istana ini awalnya merupakan rumah peristirahatan Gubernur Jenderal VOC pada abad ke-18. Kini, Istana Bogor digunakan sebagai salah satu istana kepresidenan Indonesia.
6. Kanal-kanal di Semarang dan Jakarta
Belanda membangun kanal-kanal untuk mengatasi banjir di kota-kota besar, mirip dengan yang ada di Amsterdam. Sistem ini masih dapat ditemukan di beberapa kawasan di Jakarta dan Semarang.
Demikianlah pembahasan mengenai beberapa temuan peninggalan Belanda. Temuan ini menjadi saksi sejarah penjajahan Belanda di Indonesia sekaligus aset budaya yang berharga. (Nab)
Baca Juga: Cita-Cita Politik Belanda yang Melahirkan Kesadaran Nasional Rakyat Indonesia
