Konten dari Pengguna

Teori Konsumsi dalam Ekonomi yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teori Konsumsi. Foto: dok. Unsplash/Markus Spiske
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teori Konsumsi. Foto: dok. Unsplash/Markus Spiske

Teori konsumsi merupakan salah satu teori yang dibahas dalam mata pelajaran Ekonomi. Dalam teori ini, dibahas seperti apa pola konsumsi setiap individu dalam lingkungan masyarakat secara umum.

Dalam ilmu Ekonomi, teori konsumsi dibahas oleh beberapa ahli ekonomi. Salah satu ahli ekonomi yang membahas tentang teori konsumsi adalah Keynes. Selain Keynes, masih ada beberapa ahli ekonomi lainnya yang juga membahas teori konsumsi.

Teori Konsumsi dalam Ekonomi

Ilustrasi Teori Konsumsi. Foto: dok. Unsplash/Mathieu Stern

Teori konsumsi adalah teori yang membahas tentang pengeluaran total yang digunakan seseorang atau masyarakat dalam kehidupannya. Teori konsumsi dikemukakan oleh beberapa ahli ekonomi.

Mengutip dari buku berjudul Ekonomika Makro, yang disusun oleh Dwi Eko Waluyo (2019), terdapat beberapa teori konsumsi dalam ilmu ekonomi.

Berikut adalah pembahasan dari setiap teori konsumsi dalam ilmu ekonomi beserta ahli yang mengemukakannya yang penting untuk dipelajari.

1. Teori Konsumsi dengan Hipotesis Pendapatan Absolut

Teori yang dikemukakan Keynes dalam bukunya yang berjudul The General Theory of Employment, Interest, and Money membahas tentang hubungan antara konsumsi dan pendapatan.

Keynes juga mengemukakan bahwa ada pengeluaran konsumsi minimum yang harus dilakukan masyarakat dan pengeluaran konsumsi akan meningkat seiring dengan bertambahnya penghasilan.

2. Teori Konsumsi dengan Hipotesis Siklus Hidup

Tiga ahli ekonomi, yakni Ando, Brumberg, dan Modigliani, mengembangkan teori konsumsi yang menggunakan suatu pendekatan siklus hidup.

Dalam teori ini, dijelaskan bahwa pengeluaran konsumsi seseorang atau dalam lingkup masyarakat sangat bergantung dengan perjalanan usia seseorang.

3. Teori Konsumsi dengan Hipotesis Pendapatan Relatif

Teori konsumsi ini dikemukakan oleh James Duesenberry dalam bukunya yang berjudul Income, Saving, and The Theory of Consumer Behaviour.

Teori ini membahas tentang hubungan yang tidak proporsional antara konsumsi dan pendapatan dengan maksud agar diperoleh gambaran mengenai alasan sebab-sebab timbulnya perbedaan tersebut.

4. Teori Konsumsi dengan Hipotesis Pendapatan Permanen

Ahli ekonomi yang mengemukakan teori konsumsi satu ini adalah Milton Friedman. Berdasarkan teori ini, pendapatan masyarakat dapat digolongkan menjadi dua, yaitu pendapatan permanen dan pendapatan sementara.

Demikian pembahasan mengenai teori konsumsi yang dikemukakan oleh beberapa ahli ekonomi. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan tentang teori yang dikaji dalam ilmu Ekonomi. (DAP)