Konten dari Pengguna

Tokoh Pelopor Pergerakan Kaum Wanita Pertama di Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pelopor pergerakan kaum wanita pertama di indonesia adalah, sumber foto: Danang DKW by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelopor pergerakan kaum wanita pertama di indonesia adalah, sumber foto: Danang DKW by pexels.com

Pelopor pergerakan kaum wanita pertama di Indonesia adalah Raden Ajeng Kartini (R. A. Kartini). Kehadirannya memberikan dampak luar biasa bagi rakyat Indonesia, terutama kaum wanita.

Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara, 21 April 1879, ia wafat di Rembang pada 17 September 1904. Selain itu, Raden Ajeng Kartini juga dikenal sebagai salah satu tokoh nasional Indonesia dan sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia.

Dikutip dari buku Kartini Sebuah Biografi karya Sitisoemandari Soeroto Myrtha Soeroto, berikut tokoh pelopor pergerakan kaum wanita pertama di Indonesia.

Pelopor Pergerakan Kaum Wanita Pertama di Indonesia

Ilustrasi pelopor pergerakan kaum wanita pertama di indonesia adalah, sumber foto: Kakanda Yonik by pexels.com

Tokoh pelopor pergerakan kaum wanita pertama di Indonesia adalah Raden Ajeng Kartini. Ia merupakan perempuan Indonesia pertama Indonesia yang bercita-cita ingin memajukan kaum wanita dalam bidang pendidikan dan pengajaran.

Raden Ajeng Kartini atau R. A. Kartini merupakan keturunan bangsawan, sehingga mendapatkan gelar Raden Ajeng. Setelah menikah, gelar tersebut berganti menjadi Raden Ayu.

Ayahnya yaitu R. M. Sosroningrat, putra dari Pangeran Ario Tjondronegoro IV yang menjabat Bupati Jepara sejak Kartini lahir. Sedangkan ibunya bernama M. A. Ngasirah, putri dari Kiai di Telukawur Jepara.

R. A. Kartini memiliki jasa yang sangat besar bagi kaum wanita Indonesia. Di mana sekarang kaum wanita bisa bebas menempuh pendidikan setinggi mungkin hingga berkarya dalam berbagai bidang.

Perjuangan R. A. Kartini begitu besar, bahkan beliau terlibat dalam segala bidang kehidupan baik di lingkungan pemerintah atau non pemerintahan. Beliau merupakan pribadi yang tangguh dan gigih dalam memperjuangkan kaum wanita.

Semasa hidupnya, Kartini bercita-cita sangat mulia yaitu ingin memajukan kaum wanita di bidang pendidikan dan pengajaran. Cita-cita hadir karena kenyataan hidup bahwa perempuan pada waktu itu tidak berhak mendapatkan pendidikan setinggi laki-laki.

Pendidikan dan pengajaran yang terbatas membuat kaum perempuan mendapatkan perlakuan tidak adil. Bahkan adat dan istiadat serta kebiasaan masyarakat juga membuat kaum perempuan semakin ditindas.

Berangkat dari cita-cita mulia Kartini, kaum perempuan memulai pergerakan untuk mengubah tradisi yang sudah ada. Berbagai perjuangan dilakukan hingga akhirnya mendapat pendidikan dan pengajaran yang layak seperti sekarang ini.

Dapat disimpulkan bahwa tokoh pergerakan kaum wanita pertama di Indonesia adalah Raden Ajeng Kartini dari Jepara Jawa Tengah. (DSI)