Konten dari Pengguna

Tujuan Dirumuskannya Piagam Madinah Beserta Isinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Ilustrasi: Tujuan Dirumuskannya Piagam Madinah. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi: Tujuan Dirumuskannya Piagam Madinah. Sumber: Pixabay.com

Piagam Madinah merupakan salah satu kebijakan yang dibuat ketika Rasulullah hijrah ke Madinah. Tujuan dirumuskannya Piagam Madinah adalah untuk membangun dan menciptakan kehidupan masyarakat Madinah yang tentram dan damai.

Penjelasan selengkapnya, simak di sini!

Tujuan Piagam Madinah

Foto Hany Ilustrasi: Tujuan Dirumuskannya Piagam Madinah. Sumber: Pixabay.com

Prof. Dr. H. Faisal Ismail, M.A. dalam buku berjudul Sejarah & Kebudayaan Islam Periode Klasik (Abad VII-XII M) menjelaskan bahwa Piagam Madinah adanya kesepakatan untuk bekerjasama antara muslim dan nonmuslim.

Munculnya Piagam Madinah diharapkan bisa membawa ketentraman dan kedamaian antarmasyarakat Madinah. Munculnya Piagam Madinah bermula pada saat Nabi Muhammad SAW bersama umat Islam hijrah di Madinah, di wilayah itu telah tinggal beberapa golongan.

Golongan tersebut adalah Muslimin yang terdiri atas kaum Anshar dan Muhajirin, Orang-orang musyrik dari sisa-sisa Khazraj dan Aus. Selanjutnya ada orang-orang Yahudi dari kalangan Banu Qainuqa, Banu Quraiza, Yahudi Khaibar, dan Banu’n-Nadzir.

Bagi kaum Anshar dan Muhajirin telah ada solidaritas sebagai sesama muslim. Tetapi untuk golongan Khazraj dan Aus ini rentan dengan konflik.

Untuk menghentikan potensi konflik antar Bani Khazraj dan Bani Aus, serta golongan yang lain Rasulullah saw melakukan diskusi dengan Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, dan sejumlah sahabat.

Bersama sahabat, Rasulullah membuat sebuah dokumen berupa perjanjian secara tertulis. Pada dokumen tersebut berisikan beberapa hal penting berkaitan dengan kewajiban dan hak untuk umat muslim, kaum Yahudi, serta komunitas lainnya di Madinah.

Isi Perjanjian Madinah

Pada dasarnya Piagam Madinah berisi tentang tercapainya perdamaian di Madinah pada setiap kelompok maupun individu. Adapun secara umum, isi Piagam Madinah adalah:

  1. Kesetaraan antarumat di Madinah dengan tidak membeda-bedakan latar belakang ras maupun agama seseorang atau kelompok.

  2. Kebebasan dalam beragama terhadap seluruh penduduk Madinah.

  3. Kebebasan menyatakan pendapat bagi seluruh penduduk Madinah.

  4. Setiap penduduk harus bersedia menjaga dan menciptakan perdamain dan menjaga keamanan nasional. Kemudian juga harus berani menentang orang-orang zalim yang membuat onar.

  5. Penduduk harus membayar diat serta membebaskan tawanan.

  6. Munculnya pluralisme dan toleransi untuk menguatkan persatuan dan kesatuan penduduk seluruh Madinah.

  7. Keselamatan harta-benda milik penduduk Madinah.

Demikianlah penjelasan tentang tujuan dirumuskannya Piagam Madinah dan isi perjanjian Madinah yang berkaitan dengan perdamaian penduduk Madinah. (eK)