Tujuan Pengembangan Wilayah yang Diterapkan di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengembangan wilayah adalah upaya memberikan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan pengembangan wilayah mengandung dua sisi paling berkaitan, yaitu sisi sosial dan ekonomis.
Tujuan pengembangan wilayah, antara lain menciptakan pusat produksi, memberi kemudahan prasarana, pelayanan logistik, dan lain sebagainya.
Di bawah ini akan dibahas mengenai tujuan pengembangan wilayah yang diterapkan di Indonesia.
Tujuan Pengembangan Wilayah
Mengutip buku Pengembangan Wilayah di Daerah Berbasis Pertanian karya Muhammad Yamin, pengembangan wilayah jangka panjang ditekankan pada pengenalan potensi sumber daya alam dan pengembangan lokal wilayah.
Pengembangan wilayah dipengaruhi oleh beberapa komponen, seperti sumber daya lokal, pasar, tenaga kerja, investasi, kemampuan pemerintah, transportasi dan komunikasi, dan teknologi.
Selain itu, pengembangan wilayah juga dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, antara lain migrasi manusia, pertambahan penduduk alami, potensi sumber daya alam, dan aliran investasi serta teknologi.
Menurut buku Perencanaan dan Pengembangan Wilayah karya Ernan, dkk, pengertian dan tujuan pengembangan wilayah tertuang dalam resolusi ECOSOC 1582L oleh PBB.
Resolusi ECOSOC oleh PBB ini juga mengandung arti bahwa pengembangan wilayah hanya akan berarti jika dilaksanakan dalam kerangka pengembangan masyarakat.
Pengertian pengembangan wilayah adalah suatu instrumen potensial untuk integrasi dan promosi usaha pengembangan sosial dan ekonomi suatu negara.
Alat analisis ekonomi regional dan ilmu regional hanya merupakan bagian dari kerangka reformasi holistik kelembagaan. Dua tujuan lainnya adalah menyangkut keseimbangan spasial.
Sementara itu, tujuan pengembangan di suatu wilayah adalah:
Merangsang perubahan struktural secara cepat juga reformasi sosial, khususnya untuk meningkatkan distribusi pembangunan secara lebih luas pada kelompok masyarakat yang paling tertinggal.
Meningkatkan partisipasi masyarakat di dalam menetapkan tujuan pembangunan dan di dalam proses pengambilan keputusan serta mengembangkan organisasi masyarakat.
Menciptakan sistem kelembagaan dan struktur administrasi serta pendekatan operasional untuk perencanaan pengembangan yang lebih efektif.
Mencapai distribusi penduduk dan aktivitas masyarakat yang lebih baik melalui integrasi yang efektif dari pengembangan kota dan desa.
Memasukkan pertimbangan lingkungan secara lebih efektif dalam berbagai program pembangunan.
Itulah penjelasan tentang tujuan pengembangan wilayah yang diterapkan di Indonesia. (SP)
