Tujuan Sumpah Palapa yang Diikrarkan oleh Gajah Mada

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tujuan Sumpah Palapa adalah menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Sumpah Palapa ini dilakukan oleh Gajah Mada yang merupakan salah satu mahapatih yang memiliki peran besar terhadap kelangsungan pemerintahan Kerajaan Majapahit.
Tujuan Sumpah Palapa
Mengutip dari buku berjudul Sejarah 8 Kerajaan Terbesar di Indonesia yang ditulis oleh Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia (2021:1), Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Indonesia.
Kerajaan ini disebutkan berdiri pada abad ke-13, yitu berdiri sekitar tahun 1293 M hingga 1527 M. Majapahit juga menjadi kerajaan Hindu Buddha terakhir yang menguasai Nusantara.
Menurut Negarakertagama, wilayah kekuasaan kerajaan Majapahit terbilang cukup luas. Daerah kekuasan Kerajaan bercorak Hindu Buddha ini terbentang dari Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga bagian Indonesia timur.
Selama Kerajaan Majapahit berdiri, terdapat sederet tokoh yang berperan penting, salah satunya adalah Gajah Mada. Gajah Mada dikenal sebagai salah satu patih sekaligus panglima perang terkuat dari Kerajaan Majapahit.
Gajah Mada disebut memiliki pengaruh dan peran besar dalam berdirinya Kerajaan Majapahit. Salah satu buktinya adalah ikrar Sumpah Palapa yang diucapkannya.
Gajah Mada mengikrarkan Sumpah Palapa dengan tujuan tertentu. Tujuan Sumpah Palapa yang diikrarkan Gajah Mada adalah untuk mempersatukan Nusantara dan dapat dikuasai oleh Kerajaan Majapahit.
Sumpah Palapa diikrarkan oleh Gajah Mada saat penyelenggaraan upacara pengangkatan Gajah Mada sebagai seorang Patih Amangkubumi Majapahit, tepatnya pada tahun 1258 Saka atau 1336 Masehi.
Berikut ini adalah isi Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada lengkap dengan artinya.
“Sira Gajah Mada Patih Amangkubumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.
Artinya: “Engkau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Engkau Gajah Mada, “Jika telah menundukkan seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit, Saya (akan) menyelesaikan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (akan) menyelesaikan puasa.”
Demikian pembahasan tujuan Sumpah Palapa yang disajikan lengkap dengan isi sumpah dan artinya. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan sejarah Indonesia. (DAP)
