Konten Media Partner

ASN Adu Jotos Saat Puasa, Wakil Walkot Pekanbaru: Mestinya Jadi ASN yang Cerdas

Selasar Riauverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
DANI, anggota Satpol PP Pekanbaru mengalami rahang retak usai berkelahi dengan atasannya lalu dipukul menggunakan besi, Senin sore (4/4/2022).
zoom-in-whitePerbesar
DANI, anggota Satpol PP Pekanbaru mengalami rahang retak usai berkelahi dengan atasannya lalu dipukul menggunakan besi, Senin sore (4/4/2022).

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyayangkan perkelahian antara dua oknum ASN Satpol PP Pekanbaru. Apalagi keduanya terlibat perkelahian di bulan Ramadhan.

Ayat menjelaskan, kedua ASN Satpol PP semestinya tidak tersulut emosi di dalam bulan suci Ramadhan ini. Ia mengatakan, keduanya mesti bisa mengendalikan emosi dalam kondisi berpuasa.

kumparan post embed

"Puasa ini menahan amarah begitu juga saat tidak bepuasa. Rasulullah saja bersabda bahwa bila ada yang mengajak berkelahi, sampaikan kita sedang berpuasa," ujarnya, Kamis (7/4/2022).

Ia menilai, kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua ASN di lingkungan pemerintah kota. Ayat mengingatkan, agar kejadian itu jangan terulang untuk kedua kalinya.

Ayat menegaskan, peristiwa memalukan itu mencoreng Visi Pekanbaru Smart City Madani. Visi itu terdapat Smart Government dan Smart People. Perbuatan kedua oknum ASN tidak sesuai dengan visi Smart City Madani.

"Mereka mestinya menjadi ASN yang cerdas sehingga bisa mengayomi masyarakat. Seharusnya kan sebagai ASN harus jadi contoh dari visi Wali Kota Pekanbaru," tegasnya.

kumparan post embed

Menurutnya, kedua oknum ASN itu mestinya tidak tersulut emosi. Ia mempersilakan kepolisian menyelidiki permasalahan ini bila nantinya masalah tersebut masuk ranah hukum.

Akibat perkelahian terjadi, satu oknum tersebut akhirnya mengalami luka parah sehingga harus menjalani perawatan medis.

Laporan: LARAS OLIVIA