Dugaan Pelecehan Seksual: Dekan Unri Syafri Harto Diperiksa Pakai Lie Detector

Konten Media Partner
15 November 2021 16:29
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Dugaan Pelecehan Seksual: Dekan Unri Syafri Harto Diperiksa Pakai Lie Detector (85651)
zoom-in-whitePerbesar
DEKAN FISIP Universitas Riau, Syafri Harto, saat keluar dari ruang pemeriksaan usai diperiksa sebagai terlapor selama 5 jam di Mapolda Riau, pekan lalu. (FOTO: SELASAR RIAU/DEFRI CANDRA)
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Terlapor kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi bimbingan skripsinya, Syafri Harto, telah menjalani pemeriksaan uji kebohongan (lie detector).
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, mengatakan terlapor (Syafri Harto) diperiksa menggunakan lie detector guna mengetahui konsistensi dari keterangan disampaikannya.
“Terlapor hari ini diperiksa oleh tim Labfor Mabes Polri menggunakan lie detector untuk mengetahui sejauh mana konsistensi keterangan diberiksan terlapor. Apakah konsisten atau berubah-ubah atau ada indikasi lain,” kata Kombes Pol Sunarto, Senin (15/11/2021).
Hingga kini, Polda Riau sudah memeriksa 11 saksi terkait kasus pelecehan seksual diduga dialami mahasiswi Hubungan Internasional (HI) FISIP Universitas Riau.
Usai dinaikkan ke tahap penyidikan, Polda Riau menambah saksi untuk diperiksa. Para saksi terdiri dari korban, keluarga, universitas dan dosen.
Kombes Sunarto mengatakan, saksi tersebut sebelumnya sudah diminta keterangan pada tahap penyelidikan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.
ADVERTISEMENT
“Sampai saat ini penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 11 saksi di antaranya korban kemudian keluarga korban, sekretaris terlapor dan ketua jurusan,” ungkapnya.
Sementara itu, korban masih menjalani pemeriksaan psikologi oleh Badan Psikologi dari Perlindungan Perempuan dan Anak.
Laporan: RAMADHI DWI PUTRA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020