Konten Media Partner

Gubernur Riau: Hari Ini Pasien Positif COVID-19 Turun dari Pekan Lalu

Selasar Riauverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
GUBERNUR Riau, Syamsuar.,
zoom-in-whitePerbesar
GUBERNUR Riau, Syamsuar.,

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Langkah cepat dilakukan Satuan Tugas COVID-19 (Satgas COVIC-19) Riau dengan memanfaatkan konsep Golden Time, sementara waktu ini membuahkan hasil.

Ketua Satgas COVID-19 Riau, Syamsuar, mengatakan terjadi penurunan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di bumi Lancang Kuning hari ini, Senin (19/7/2021).

kumparan post embed

Tak hanya penurunan pasien terkonfirmasi positif, Gubernur Riau ini juga menyebut angka kesembuhan juga meningkat.

Namun, angka pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia bertambah 27 orang.

"Alhamdulillah hari ini ada penurunan. Dari biasanya kita sekitar 800, bahkan sampai 900, hari ini 680 kasus. Untuk Kota Pekanbaru (jumlahnya) 291 hari ini," kata Gubernur Riau, Syamsuar, saat memimpin rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Beras saat PPKM dari Pemerintah se-Provinsi Riau, secara virtual bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit.

Syamsuar mengingatkan, apa dicapai ini merupakan kerja bersama-sama semua pihak. Kinerja bagus ini seharusnya terus dipertahankan dengan tetap mengingat pentingnya protokol kesehatan.

"Jadi mari kita pertahankan ini. Angka kesembuhan juga naik, ada 507 angka kesembuhan hari ini. Cuman, angka meninggal dunia juga naik ada 27 orang," jelasnya.

"Artinya yang positifnya menurun, angka kesembuhan naik, tapi angka meninggal dunia juga naik," lanjutnya.

Menurutnya, dengan adanya penurunan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini, bisa dijadikan pedoman dalam meningkatkan pengetatan.

"Ini tentunya jadi pedoman kita dalam rangka untuk meningkatkan PPKM yang ada di Provinsi Riau," pungkasnya.

kumparan post embed

Sebelumnya, Kamis pekan lalu (15/7/2021), Satgas COVID-19 Riau menjemput 455 pasien terkonfirmasi positif dari rumah mereka masing-masing.

Ke-455 pasien tersebut selama ini menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Afrizal Nasution, mengatakan penjemputan pasien positif tersebut selain bertujuan memutus mata rantai penularan, juga ingin lebih memfokuskan perawatan mereka di tempat-tempat isolasi serta rumah sakit-rumah sakit.

“Hari ini yang terpapar melaksanakan isolasi mandiri 455 orang. Pemerintah daerah ingin berikan pelayanan kepada mereka. Kita bawa serentak untuk mendapatkan perawatan terbaik,” ungkap Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kamis (15/7/2021).

Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan, Golden Time dilakukan sebagai upaya penanganan waktu emas dalam 24 jam usai diumumkannya warga terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab PCR hingga pengumuman selanjutnya esok harinya.

kumparan post embed

"Saat diumumkan berapa yang positif berdasarkan PCR itulah starting time mengerahkan semua potensi guna penanganan COVID-19," jelas Agung.

Golden Time sukses diterapkan dengan memenuhi berbagai persyaratan. Di antaranya, mesti jujur melakukan tracing dan testing. Sesuai standar WHO satu orang positif, maka dilakukan tracing sebanyak 30 orang sebelum yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi.

Syarat berikutnya kesiapan perangkat Posko PPKM melakukan testing dan pemeriksaan ke laboratorium biomolekuler dalam waktu secepatnya.

"Terpenting kesiapan laboratorium biomolekuler melakukan pemeriksaan. Pengumuman terkonfirmasi ini segera didistribusikan kepada Posko PPKM untuk dilakukan penanganan," jelas Agung.

Langkah ini pernah diterapkan Polda bersama-sama dengan Pemprov serta Pemko dan Pemkab Riau pada medio Mei 2021.

kumparan post embed

Ketika itu, penambahan pasien positif COVID-19 harian sama dengan kondisi saat ini.

Ketika itu, Riau menempati peringkat 1 nasional dengan penambahan harian mencapai 813 kasus.

Laporan: WAYAN SEPIYANA