Seorang Jemaah Tabligh Positif Corona, Abdul Hamid: Aib Kita tak Cek Kesehatan

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Usai dinyatakan seorang jemaah dari Jamaah Tabligh positif terinfeksi Covid-19, akhirnya Markas Dakwah dan Tabligh Provinsi Riau mengimbau kepada jemaah lainnya untuk memeriksakan dirinya ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.
M (63), warga Simpang Tiga, Pekanbaru, dinyatakan positif Virus Corona usai menghadiri Tabligh Akbar atau Jord Kudamak di Masjid Jami' Sri Petaling, Malaysia, 28 Februari-2 Maret 2020 silam.
"Menghadapi isu Corona ini, jangan khawatir melapor ke Dinas Kesehatan, karena ini bukan aib. Justru Kelalaian kita semua, terlambat melakukan cek kesehatan itu adalah aib," kata Penanggung Jawab Markas Dakwah dan Tabligh Provinsi Riau, Abdul Hamid, Selasa, 24 Maret 2020, seperti tertulis dalam surat bertanda tangan di atas materai Rp 6.000.
Sebelumnya, ratusan orang baik warga Malaysia, Singapura, dan Indonesia, terjangkit Virus Corona usai hadiri acara akhir Februari serta awal Maret ini.
Abdul mengatakan, semua harus ikut membantu pemerintah dengan cara bekerjasama dan tolong-menolong dalam membangun umat.
"Jangan sampai kita malah menjadi penyebab orang lain terkena Covid-19. Jika hal itu terjadi maka itu merupakan kezaliman karena kita telah me-mudharat-kan (bencana) orang lain," ujarnya.
Padahal, kata Abdul, sebagai orang Islam, umat harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain.
"Yakinlah, kejadian ini adalah ujian dari Allah SWT. Agar kita semua semakin dekat dengan Allah," katanya.
Selain itu, Jemaah Tabligh telah mengimbau kepada para pekerja dakwah di Riau agar menjauhkan diri dari dosa dan maksiat.
"Amalkan doa Masnunah, tawajuh kepada Allah dan sempurnakan 5 amal rumah. Semoga pengorbanan kita sedikit ini diterima Allah SWT," katanya. (*)
