Polisi Tangkap 29 Pemuda di Pekanbaru yang Tawuran Saat PSBB

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Tim gabungan Polresta Pekanbaru menangkap 29 pemuda yang terlibat aksi tawuran. Puluhan pemuda itu diamankan di dua lokasi berbeda pada Sabtu malam (25/4) dan Minggu dini hari (26/4).
Di lokasi pertama, tim gabungan dari Polresta Pekanbaru, Polsek Limapuluh, dan Polsek Tenayan Raya, mengamankan 17 orang yang membuat keributan pukul 23.20 WIB, Sabtu (25/4).
"Awalnya, 17 pemuda ini kita amankan di Jalan Sutomo Pekanbaru," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, Minggu (26/4).
Kemudian, di lokasi kedua, polisi kembali mengamankan 12 pemuda lainnya di Kecamatan Tenayan Raya. Saat belasan pemuda tengah digiring menuju mobil patroli, tampak dua warga tak terima anaknya ikut diamankan.
"Ada dua orang diduga menjadi korban penganiayaan sekelompok orang ini. Saat ini, kedua korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara," jelas Nandang.
Polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam yang diduga digunakan saat tawuran itu berlangsung. "Seluruhnya kini kita amankan di Polresta Pekanbaru. Untuk pemicunya kita tengah dalami," bebernya.
Ia memastikan, tidak akan mentolerir adanya kerumunan massa di saat pemberlakuan PSBB seperti sekarang ini. “Untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat tidak keluar rumah dan mematuhi protokol kesehatan, seperti physical distancing, dan menggunakan masker,” katanya.
Nandang menegaskan semua masyarakat tidak dibenarkan berkeliaran di malam hari selama masa PSBB berlangsung. Ia juga akan memberikan sanksi bagi siapa saja yang melanggar.
Seperti diketahui, pemerintah Kota Pekanbaru sejak Jumat, 17 April 2020, sudah memberlakukan jam malam mulai pukul 20.00-05.00 WIB. Pemberlakuan jam malam ini seiring dengan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru.
------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
