Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Pekanbaru Sepi

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Pekanbaru tahun ini tak lagi ramai seperti tahun 2019 dan sebelumnya saat menyambut bulan suci Ramadan.
Kondisi ini semakin sepi dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru mulai Jumat, 17 April 2020 silam.
Pantauan Selasar Riau, Senin (20/4/2020), di TPU Jalan Beringin, Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, hanya beberapa orang saja berziarah.
Muhammad Yusuf, pemuda tempatan megatakan, peziarah sangat sepi dibandingkan tahun lalu. Ia memperkirakan jumlah tahun ini 30 persen dari biasanya.
Walau demikian, Yusuf tetap mengawasi para peziarah dengan tetap mewajibkan membawa masker serta menjaga jarak satu sama lainnya sesuai anjuran pemerintah.
"Mereka harus pakai masker sesuai protokoler kesehatan. Kalau tidak pakai kita akan suruh pulang. Kita selalu patroli di sekitar pemakaman," kata Yusuf.
Ia memprediksi, kondisi sepi ini akan terus berlanjut hingga Ramadan datang. Warga sangat waspada dan memilih bertahan di dalam rumah saja.
"Mungkin akan terus begini, karena warga tidak berani juga keluar rumah, jadi mereka berdoa di dalam rumah saja," tambahnya.
Sungai Sibam sendiri, sejauh ini sangat mengawasi keluar masuk peziarah. Di pintu masu, sudah diberi palang dan bagi ingin masuk wajib pakai masker.
Pengawasan akan diperketat di malam hari pukul 20.00 hingga 05.00. Pintu portal akan ditutup dan tidak boleh ada keluar masuk, kecuali urusan mendesak.
Sementara itu, seorang peziarah, Suryadi, warga Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, mengatakan, tetap berziarah ke makam orangtuanya. Padahal, kini Pekanbaru sudah ditetapkan zona merah.
"Saya sendiri ke sini pakai bajaj, Allah menentukan semua, kalau Allah tidak berkehendak pada kita, Insya Allah kita akan dilindungi. Terpenting kita ikuti anjuran pemerintah dan ulama menjaga jarak dan memakai masker," singkatnya.
Di TPU Sigunggung, Jalan Darma Bakti, Labuhbaru Barat, kondisi serupa juga terjadi, sepi peziarah. Malahan, mesjid yang berada di depan makam, sudah ditutup pengurus usai merebaknya COVID-19 di Pekanbaru.
Terpaksa, para peziarah memutar lewat gang samping, parkir di halaman TK dan MDA.
Sementara itu, di TPU Jalan Harapan Raya atau Imam Munandar, biasanya hari libur seperti hari Minggu kemarin, tak lagi ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peziarah lebih banyak berdiam di rumah. Semoga saja agak ramai sehari jelang Ramadan," kata seorang pedagang air bunga.
