Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Mumifikasi oleh suku asmat
20 Mei 2018 16:49 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB
Tulisan dari Selidik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Tidak hanya di mesir saja yang menggunakan proses mumifikasi terhadap jasad orang mati, namun suku Asmat pun melakukan ritual mumifikasi pada jenazahnya. Tapi bukan sembarangan orang yang dapat di mumifikasikan, hanya orang –orang tertentu saja sepertu kepala suku mereka atau panglima perang.
ADVERTISEMENT
Proses memufikasi di lakukan dengan mengolesi jasad dengan ramuan alami yang kemudian jasad tersebut diletakkan di atas perapian. Bertujuan agar jasad terkena asap hingga kulit pada jasad tersebut menghitam dan asap itulah yang akan membantu proses mumifikasi, yang uniknya lagi jasad tersebut diposisikan dalam keadaan duduk.
Dan jasad yang sudah di mumifikasi ini akan keluarkan ketika ada acara – acara penting seperti ritual adat dsb, atau tamu yang datang berkunjung. mumi ini akan di dudukan di hadapan banyak orang pada acara tersebut. kegiatan ini di lakukan agar dapat mengenang jasa mereka, dan juga di kenang oleh keturunannya.