Genjot Ekspor Global, BYD Tambah 10 Kapal Angkut Raksasa

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BYD Jinan, kapal pengangkut mobil kedelapan milik BYD. Foto: Dok. BYD
zoom-in-whitePerbesar
BYD Jinan, kapal pengangkut mobil kedelapan milik BYD. Foto: Dok. BYD

BYD semakin agresif memperkuat rantai pasok logistik maritimnya guna menopang ekspansi pasar internasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pemesanan 10 unit kapal pengangkut kendaraan tambahan berukuran jumbo, demikian laporan Car News China.

Berdasarkan publikasi maritim New Ships dan platform rantai pasok Robban Assafina, setiap kapal baru tersebut memiliki kapasitas angkut hingga 9.200 unit kendaraan (Car Equivalent Units/CEU). Armadanya dibuat China Merchants Industry di Jinling dan Haimen.

Penambahan 10 armada kapal baru ini akan mendongkrak total kapasitas angkut maritim milik BYD secara signifikan. Proses pengiriman armada ekstra tersebut dijadwalkan bakal berlangsung secara bertahap mulai periode 2027 hingga 2029 mendatang.

Suntikan armada anyar ini diproyeksikan bakal melipatgandakan daya jangkau logistik global BYD. Ketika seluruh unit resmi beroperasi, total armada milik BYD akan membengkak dari 8 unit menjadi 18 unit kapal pengangkut.

Kapal BYD Shenzhen. Foto: BYD

Langkah penguatan moda transportasi laut ini juga akan meningkatkan total kapasitas angkut armada mandiri BYD hingga melampaui 130 ribu CEU. Estimasi awal menunjukkan kemampuan ekspor tahunan BYD berpotensi melonjak pesat dari 1 juta unit menjadi 2,5 juta kendaraan per tahun.

Adanya armada kapal baru ini menjadi sinyal kuat keseriusan BYD dalam mengamankan logistik pengiriman mandiri di tengah lonjakan permintaan pasar ekspor. Ketergantungan terhadap penyewaan kapal pihak ketiga pun dapat dipangkas secara bertahap.

Sebelumnya, BYD telah merampungkan pengoperasian delapan kapal armada awal berjenis Roll-on/Roll-off atau RoRo hingga September 2025. Delapan kapal tersebut meliputi Explorer No. 1, Hefei, Changzhou, Shenzhen, Xi'an, Changsha, Zhengzhou, serta Jinan.

Kapal Cargo BYD Changzhou untuk ekspor mobil BYD dari China. Foto: Dok. BYD

Gempuran pasar ekspor BYD terbukti mencatatkan tren positif berdasarkan data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA). Sepanjang Agustus 2026, pengiriman kendaraan penumpang BYD ke pasar luar negeri menembus 184 ribu unit, atau melonjak 131 persen secara tahunan.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Agustus 2026, total ekspor kendaraan BYD telah menyentuh angka 1.127.000 unit, melesat 88 persen dibanding periode serupa tahun lalu. Angka tersebut menyumbang sekitar 35,4 persen dari total ekspor kendaraan energi baru (NEV) China.

Penguatan kanal distribusi maritim mandiri ini dipandang sebagai amunisi vital bagi BYD untuk mengamankan margin keuntungan di luar negeri. Strategi agresif di pasar global menjadi tumpuan utama perusahaan di tengah ketatnya persaingan dan perang harga otomotif di pasar domestik Negeri Tirai Bambu.