Suzuki Kantongi 1.336 SPK di GIIAS 2026, Fronx Terlaris

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peluncuran harga resmi Suzuki XL7 terbaru pada ajang GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran harga resmi Suzuki XL7 terbaru pada ajang GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membeberkan angka surat pemesanan kendaraan atau SPK selama keikutsertaannya di GIIAS 2026. Pabrikan berhasil mengamankan pembelian ribuan unit selama 11 hari pameran.

"Di GIIAS 2026 kita kemarin membukukan angka SPK sampai dengan 1.336. Sebenarnya terjadi sedikit penurunan, kita melihat penurunan terbesar terutama di komersial," buka Sales 4W Department Head PT SIS, Rendy Anggadiputra di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

New Suzuki Fronx Hybrid SGX Kuro Edition meluncur di GIIAS 2026. Foto: Sena Pratama/kumparan

Dijelaskan Rendy, pihaknya belum menganalisa lebih dalam soal fenomena tersebut. Namun ia mengeklaim secara nasional penjualan kendaraan penumpang maupun komersial Suzuki masih dalam keadaan baik.

"Proporsi di GIIAS (2026) kita paling besar Fronx di 32 persen, XL7 itu kontribusinya 17 persen di urutan ke-3," imbuhnya.

New Suzuki XL7 Alpha Hybrid. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Selama GIIAS 2026, Suzuki setidaknya memperkenalkan dua model baru berupa penyegaran dan penambahan varian yakni new XL7 dan new Fronx Kuro Edition. Keduanya adalah tulang punggung penjualan saat ini, selain Carry yang jadi kontributor utama.

"Untuk kontribusi saat ini memang masih di Carry lebih kurang di atas 50 persen, 51-52 persen. Kemudian itu ada XL7 sekitar hampir ke 17 persen, dan Fronx itu 16 persen," papar Rendy.

Data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Suzuki mampu mendistribusikan kendaraan dari pabrik ke diler atau wholesales sebanyak 41.973 unit sepanjang Januari-Juli 2026. Sementara retail (dari diler ke konsumen) totalnya 42.436 unit.

Menempatkannya di posisi tiga secara total penjualan wholesales dan retail kendaraan roda empat atau lebih nasional, dengan market share masing-masing 8,1 persen dan 8,3 persen.