Awalnya Cuma Scroll Sebentar: Kok Bisa Sampai Lupa Waktu

Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasakti Tegal
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Septia Nur Rahma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awalnya kita hanya ingin membuka media sosial sebentar. Mungkin hanya ingin melihat notifikasi atau hanya mencari sesuatu yang sedang ingin kita lihat. Hal seperti ini mungkin sering kita lakukan sehari-hari. Ketika sedang bosan, menunggu seseorang, atau bahkan sedang tidak melakukan kegiatan apapun. Menurut data, hampir 143 juta penduduk aktif menggunaan sosial media per- Januari 2025.
Menariknya, terkadang kita sendiri tidak menyadari bahwa kita juga termasuk dalam data tersebut. Kita juga tidak tahu apa yang sebenarnya yang kita cari. Kita hanya terus melihat berbagai konten yang muncul di layar. Kadang kita membuka handphone hanya untuk beberapa menit ,tetapi setelah melihat jam ternyata sudah cukup lama. Media sosial memang memberikan banyak hal. Kita bisa mendapatkan informasi , hiburan, bisa berkomunikasi dengan orang lain, bahkan menemukan berbagai hal baru.
Media sosial memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehai-hari. Karena itu mungkin kita tidak harus menjauhinya sepenuhnya. Kita hanya perlu tahu kapan waktunya berhenti. Sesekali, tidak membuka sosial juga bukanlah sesuatu yang buruk. Karena terkadang yang membuat kita kehilangan waktu bukan karena melakukan sesuatu yang besar.
Kita hanya melakukan satu scroll.
Lalu satu scroll lagi.
Dan akhirnya kita lupa sudah berapa lama berada di depan layar.
Mungkin tidak ada salahnya sesekali meletakkan ponsel dan melakukan hal lain. Bukan karena dan melakukan hal lain. Bukan karena media sosial yang buruk, tetapi karena kita juga membutuhkan waktu tanpa harus melihat layar. Karena kadang kita sadar bahwa satu scroll bisa membawa kita ke banyak pikiran.
